Ping your blog, website, or RSS feed for Free

RPP Penjasorkes SMA Berkarakter dan Silabus Kelas X - XII Semester 1 dan 2 - sekitar tiga bulan yang lalu tepatnya bulan September beberapa pengujung blog ku meminta untuk memposting rpp sma berkarakter dan silabusnya beberapa dari mereka ada juga yang menanyakan "Kapan sih rpp penjasorkes (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) berkarakter sma", saya pun ingin sesegera mungkin untuk

Soal UN Bahasa Indonesia SMP

Minggu, 18 Desember 2011 |


Ping your blog, website, or RSS feed for Free
UN Bahasa Indonesia. Masih SMP ya ? Butuh Soal UN tahun lalu dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia. Jangan taklut.. saya punya itu. silahkan download link dibawah.   SMP Bagi siswa atau Bapak/Ibu Guru Bahasa Indonesia yang ingin mendapatkan soal-soal latihan UN Bahasa Indonesia bisa klik file berikut

Paket 1. Soal UN Bahasa Indonesia SMP
paket-1_bi.doc

Paket 2. Soal UN Bahasa Indonesia SMP
paket-2_bi.doc

Paket 3. Soal UN Bahasa Indonesia SMP
  paket-3_bi.doc

Paket 4. Soal UN Bahasa Indonesia SMP
paket-4_.doc

Paket 5. Soal UN Bahasa Indonesia SMP
  Paket-5_.doc
 Untuk prediksi soal ujian nasional tahun pelajaran 2010/2011 bisa diklik link yang ini


sumber :http://zulmasri.wordpress.com/2008/02/26/soal-soal-latihan-un-bahasa-indonesia-smp/


Ping your blog, website, or RSS feed for Free
Kumpulang soal ulangan semester 2 ganjil coming soon !
kebetulan ane belum sempet ni .. mudah-,mudahan secepatnya ane aploood he

Up date: ini dia kumpulan soal ulangan semester 2
  1. kumpulan soal ulangan Kelas 1 SD
  2. kumpulan soal ulangan kelas 2 SD
  3. kumpulan soal ulangan kelas 3 SD
  4. kumpulan soal ulangan kelas 4 SD
  5. kumpulan soal ulangan Kelas 5 SD
  6. kumpulan soal ulangan Kelas 6 SD


Ping your blog, website, or RSS feed for Free

RPP Fisika SMA Berkarakter dan Silabus Kelas X - XII Semester 1 dan 2 - Mungkin banyak keterlambatan saya mengupdate postingan rpp dan silabus berkarakter utnuk jenjang pendidikan SMA dan SMK maka dari itu saya mohon maaf ya kepada sahabat sahabat semua. Meskipun sudah banyak teman teman yang sudah mendapatkan referensi/contoh rpp dan silabus fisika sma berkarakter dalam menyusun perangkat

Pendidikan Karakter Siswa-siswi SMP

Jumat, 16 Desember 2011 |


Ping your blog, website, or RSS feed for Free

Pendidikan Karakter Siswa-siswi SMP. 

Indonesia memerlukan sumberdaya manusia dalam jumlah dan mutu yang memadai sebagai pendukung utama dalam pembangunan. Untuk memenuhi sumberdaya manusia tersebut, pendidikan memiliki peran yang sangat penting. Hal ini sesuai dengan UU No 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional pada Pasal 3, yang menyebutkan bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk karakter serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Pendidikan nasional bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
Berdasarkan fungsi dan tujuan pendidikan nasional, jelas bahwa pendidikan di setiap jenjang, termasuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) harus diselenggarakan secara sistematis guna mencapai tujuan tersebut. Hal tersebut berkaitan dengan pembentukan karakter peserta didik sehingga mampu bersaing, beretika, bermoral, sopan santun dan berinteraksi dengan masyarakat. Berdasarkan penelitian di Harvard University Amerika Serikat (Ali Ibrahim Akbar, 2000), ternyata kesuksesan seseorang tidak ditentukan semata-mata oleh pengetahuan dan kemampuan teknis (hard skill) saja, tetapi lebih oleh kemampuan mengelola diri dan orang lain (soft skill). Penelitian ini mengungkapkan, kesuksesan hanya ditentukan sekitar 20 persen oleh hard skill dan sisanya 80 persen oleh soft skill. Bahkan orang-orang tersukses di dunia bisa berhasil dikarenakan lebih banyak didukung kemampuan soft skill daripada hard skill. Hal ini mengisyaratkan bahwa mutu pendidikan karakter peserta didik sangat penting untuk ditingkatkan.
Karakter merupakan nilai-nilai perilaku manusia yang berhubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa, diri sendiri, sesama manusia, lingkungan, dan kebangsaan yang terwujud dalam pikiran, sikap, perasaan, perkataan, dan perbuatan berdasarkan norma-norma agama, hukum, tata krama, budaya, dan adat istiadat.
Pendidikan karakter adalah suatu sistem penanaman nilai-nilai karakter kepada warga sekolah yang meliputi komponen pengetahuan, kesadaran atau kemauan, dan tindakan untuk melaksanakan nilai-nilai tersebut, baik terhadap Tuhan Yang Maha Esa (YME), diri sendiri, sesama, lingkungan, maupun kebangsaan sehingga menjadi manusia insan kamil.  Dalam pendidikan karakter di sekolah, semua komponen (stakeholders) harus dilibatkan, termasuk komponen-komponen pendidikan itu sendiri, yaitu isi kurikulum, proses pembelajaran dan penilaian, kualitas hubungan, penanganan atau pengelolaan mata pelajaran, pengelolaan sekolah, pelaksanaan aktivitas atau kegiatan ko-kurikuler, pemberdayaan sarana prasarana, pembiayaan, dan ethos kerja seluruh warga dan lingkungan sekolah.
Terlepas dari berbagai kekurangan dalam praktik pendidikan di Indonesia, apabila dilihat dari standar nasional pendidikan yang menjadi acuan pengembangan kurikulum (KTSP), dan implementasi pembelajaran dan penilaian di sekolah, tujuan pendidikan di SMP sebenarnya dapat dicapai dengan baik. Pembinaan karakter juga termasuk dalam materi yang harus diajarkan dan dikuasai serta direalisasikan oleh peserta didik dalam kehidupan sehari-hari. Permasalahannya, pendidikan karakter di sekolah selama ini baru menyentuh pada tingkatan pengenalan norma atau nilai-nilai, dan belum pada tingkatan internalisasi dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai upaya untuk meningkatkan kesesuaian dan mutu pendidikan karakter, Kementerian Pendidikan Nasional mengembangkan grand design pendidikan karakter untuk setiap jalur,  jenjang, dan jenis satuan pendidikan. Grand design menjadi rujukan konseptual dan operasional pengembangan, pelaksanaan, dan penilaian pada setiap jalur dan jenjang pendidikan.  Konfigurasi karakter dalam konteks totalitas proses psikologis dan sosial-kultural tersebut dikelompokan dalam: Olah Hati (Spiritual and emotional development), Olah Pikir (intellectual development), Olah Raga dan Kinestetik  (Physical and kinestetic development), dan Olah Rasa dan Karsa (Affective and Creativity development). Pengembangan dan implementasi pendidikan karakter perlu dilakukan dengan mengacu pada grand design tersebut.
Menurut UU No 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional pada Pasal 13 Ayat 1 menyebutkan bahwa Jalur pendidikan terdiri atas pendidikan formal, nonformal, dan informal yang dapat saling melengkapi dan memperkaya. Pendidikan informal adalah jalur pendidikan keluarga dan lingkungan. Pendidikan informal sesungguhnya memiliki peran dan kontribusi yang sangat besar dalam keberhasilan pendidikan. Peserta didik mengikuti pendidikan di sekolah hanya sekitar 7 jam per hari, atau kurang dari 30%. Selebihnya (70%), peserta didik berada dalam keluarga dan lingkungan sekitarnya. Jika dilihat dari aspek kuantitas waktu, pendidikan di sekolah berkontribusi hanya sebesar 30% terhadap hasil pendidikan peserta didik.
Selama ini, pendidikan informal terutama dalam lingkungan keluarga belum memberikan kontribusi berarti dalam mendukung pencapaian kompetensi dan pembentukan karakter peserta didik. Kesibukan dan aktivitas kerja orang tua yang relatif  tinggi, kurangnya pemahaman orang tua dalam mendidik anak di lingkungan keluarga, pengaruh pergaulan di lingkungan sekitar, dan pengaruh media elektronik ditengarai bisa berpengaruh negatif terhadap perkembangan dan pencapaian hasil belajar peserta didik. Salah satu alternatif untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah melalui pendidikan karakter terpadu, yaitu memadukan dan mengoptimalkan kegiatan pendidikan informal lingkungan keluarga dengan pendidikan formal di sekolah. Dalam hal ini, waktu belajar peserta didik di sekolah perlu dioptimalkan agar peningkatan mutu hasil belajar dapat dicapai, terutama dalam pembentukan karakter peserta didik .
Pendidikan karakter dapat diintegrasikan dalam pembelajaran pada setiap mata pelajaran. Materi pembelajaran yang berkaitan dengan norma atau nilai-nilai pada setiap mata pelajaran perlu dikembangkan, dieksplisitkan, dikaitkan dengan konteks kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, pembelajaran nilai-nilai karakter tidak hanya pada tataran kognitif, tetapi menyentuh pada internalisasi, dan pengamalan nyata dalam kehidupan peserta didik sehari-hari di masyarakat.
Kegiatan ekstra kurikuler yang selama ini diselenggarakan sekolah merupakan salah satu media yang potensial untuk pembinaan karakter dan peningkatan mutu akademik peserta didik. Kegiatan Ekstra Kurikuler merupakan kegiatan pendidikan di luar mata pelajaran untuk membantu pengembangan peserta didik sesuai dengan kebutuhan, potensi, bakat, dan minat mereka melalui kegiatan yang secara khusus diselenggarakan oleh pendidik dan atau tenaga kependidikan yang berkemampuan dan berkewenangan di sekolah. Melaluikegiatan ekstra kurikuler diharapkan dapat mengembangkan kemampuan dan rasa tanggung jawab sosial, serta potensi dan prestasi peserta didik.
Pendidikan karakter di sekolah juga sangat terkait dengan manajemen atau pengelolaan sekolah. Pengelolaan yang dimaksud adalah bagaimana pendidikan karakter direncanakan, dilaksanakan, dan dikendalikan dalam kegiatan-kegiatan pendidikan di sekolah secara memadai. Pengelolaan tersebut antara lain meliputi, nilai-nilai yang perlu ditanamkan, muatan kurikulum, pembelajaran, penilaian, pendidik dan tenaga kependidikan, dan komponen terkait lainnya. Dengan demikian, manajemen sekolah merupakan salah satu media yang efektif dalam pendidikan karakter di sekolah.
Menurut Mochtar Buchori (2007), pendidikan karakter seharusnya membawa peserta didik ke pengenalan nilai secara kognitif, penghayatan nilai secara afektif, dan akhirnya ke pengamalan nilai secara nyata. Permasalahan pendidikan karakter yang selama ini ada di SMP perlu segera dikaji, dan dicari altenatif-alternatif solusinya, serta perlu dikembangkannya secara lebih operasional sehingga mudah diimplementasikan di sekolah.
Pendidikan karakter bertujuan untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan dan hasil pendidikan di sekolah yang mengarah pada pencapaian pembentukan karakter dan akhlak mulia peserta didik secara utuh, terpadu, dan seimbang, sesuai standar kompetensi lulusan. Melalui pendidikan karakter diharapkan peserta didik SMP mampu secara mandiri meningkatkan dan menggunakan pengetahuannya, mengkaji dan menginternalisasi serta mempersonalisasi nilai-nilai karakter dan akhlak mulia sehingga terwujud dalam perilaku sehari-hari.
Pendidikan  karakter pada tingkatan institusi mengarah pada pembentukan budaya sekolah, yaitu nilai-nilai yang melandasi perilaku, tradisi, kebiasaan keseharian, dan simbol-simbol yang dipraktikkan oleh semua warga sekolah, dan masyarakat sekitar sekolah. Budaya sekolah merupakan ciri khas, karakter atau watak, dan citra sekolah tersebut di mata masyarakat luas.
Sasaran pendidikan karakter adalah seluruh Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Indonesia negeri maupun swasta.  Semua warga sekolah, meliputi para peserta didik, guru, karyawan administrasi, dan pimpinan sekolah menjadi sasaran program ini. Sekolah-sekolah yang selama ini telah berhasil melaksanakan pendidikan karakter dengan baik dijadikan sebagai best practices, yang menjadi contoh untuk disebarluaskan ke sekolah-sekolah lainnya.
Melalui program ini diharapkan lulusan SMP memiliki keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, berkarakter mulia, kompetensi akademik yang utuh dan terpadu, sekaligus memiliki kepribadian yang baik sesuai norma-norma dan budaya Indonesia. Pada tataran yang lebih luas, pendidikan karakter nantinya diharapkan menjadi budaya sekolah.
Keberhasilan program pendidikan karakter dapat diketahui melalui pencapaian indikator oleh peserta didik sebagaimana tercantum dalam Standar Kompetensi Lulusan SMP, yang antara lain meliputi sebagai berikut:
  1. Mengamalkan ajaran agama yang dianut sesuai dengan tahap perkembangan remaja;
  2. Memahami kekurangan dan kelebihan diri sendiri;
  3. Menunjukkan sikap percaya diri;
  4. Mematuhi aturan-aturan sosial yang berlaku dalam lingkungan yang lebih luas;
  5. Menghargai keberagaman agama, budaya, suku, ras, dan golongan sosial ekonomi dalam lingkup nasional;
  6. Mencari dan menerapkan informasi dari lingkungan sekitar dan sumber-sumber lain secara logis, kritis, dan kreatif;
  7. Menunjukkan kemampuan berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif;
  8. Menunjukkan kemampuan belajar secara mandiri sesuai dengan potensi yang dimilikinya;
  9. Menunjukkan kemampuan menganalisis dan memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari;
  10. Mendeskripsikan gejala alam dan sosial;
  11. Memanfaatkan lingkungan secara bertanggung jawab;
  12. Menerapkan nilai-nilai kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara demi terwujudnya persatuan dalam negara kesatuan Republik Indonesia;
  13. Menghargai karya seni dan budaya nasional;
  14. Menghargai tugas pekerjaan dan memiliki kemampuan untuk berkarya;
  15. Menerapkan hidup bersih, sehat, bugar, aman, dan memanfaatkan waktu luang dengan baik;
  16. Berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dan santun;
  17. Memahami hak dan kewajiban diri dan orang lain dalam pergaulan di masyarakat; Menghargai adanya perbedaan pendapat;
  18. Menunjukkan kegemaran membaca dan menulis naskah pendek sederhana;
  19. Menunjukkan keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris sederhana;
  20. Menguasai pengetahuan yang diperlukan untuk mengikuti pendidikan menengah;
  21. Memiliki jiwa kewirausahaan.
Pada tataran sekolah, kriteria pencapaian pendidikan  karakter adalah terbentuknya budaya sekolah, yaitu perilaku, tradisi, kebiasaan keseharian, dan simbol-simbol yang dipraktikkan oleh semua warga sekolah, dan masyarakat sekitar sekolah harus berlandaskan nilai-nilai tersebut.


Ping your blog, website, or RSS feed for Free
Seperti yang sudah dituliskan pada tulisan yang lalu, satu hal yang paling penting dalam astronomi adalah kemampuan untuk mengumpulkan, mencatat dan mengolah 'kurir' yang berasal dari langit (dan benda langit) yang mencapai Bumi, yaitu gelombang elektromagnetik. Apakah informasi yang diterima oleh para astronom hanya berasal dari gelombang elektromagnetik saja? Ternyata tidak! Ada 'kurir' lain yang bisa diotak-atik oleh para astronom selain gelombang elektromagnetik. Apakah itu? Diantaranya adalah :
  1. Sinar Kosmik
  2. Partikel Neutrino
  3. Gelombang Gravitasi
Sinar Kosmik
Yang disebut sinar kosmik sebenarnya bukanlah sinar, tetapi pancaran partikel bermuatan yang berenergi tinggi (dan juga berenergi rendah) yang datang dari seluruh penjuru alam semesta, dapat berupa proton, elektron, proton atau inti berat seperti besi. Berasal dari proses-proses energi tinggi seperti inti galaksi atau supernova. Sekitar 89% yang mencapai Bumi adalah proton, 10% partikel alfa (inti helium) dan 1% elektron atau inti berat lainnya, juga diamati ada yang berupa anti materi (anti proton dan juga anti elektron/positron). Pengamatan terhadap sinar kosmik dapat memberikan informasi mengenai proses-proses yang menghasilkan energi tinggi yang ada di alam semesta.
Bulan seperti yang terlihat oleh Compton Gamma Ray Observatory dalam energi sinar gamma yang lebih besar dari 20 MeV. Ini dihasilkan karena permukaan bulan dibombardir oleh sinar kosmik (Kredit : Wikipedia)
Sinar kosmik ini dapat merusak makhluk hidup karena langsung merusak struktur di dalam sel, terutama menyebabkan kerusakan membran sel dan juga DNA.
Ilustrasi kerusakan DNA oleh sinar kosmik
Gambar diatas adalah Biji Alfalfa (Medicago Sativa) yang diperbesar ribuan kali. Gambar A adalah biji yang ada di Bumi dan gambar B adalah biji yang telah dibawa ke luar angkasa yang sudah terkena sinar kosmik. Ada lubang (tanda panah) pada sel Alfalfa yang dihasilkan oleh hantaman sinar kosmik pada biji tersebut
Beruntung Bumi dilindungi oleh atmosfir dan medan magnetik Bumi, jika tidak maka kehidupan di Bumi ini bisa musnah hanya oleh sinar kosmik. Partikel sinar kosmik ketika memasuki atmosfir dapat berinteraksi dengan gas-gas seperti oksigen dan nitrogen dan juga terbawa oleh medan magnetik Bumi ke arah kutub dan partikel-partikel ini akan bergerak secara spiral sehingga kehilangan banyak energinya.

LAPAN di Bandung pada tahun 2011 ini mengadakan satu proyek yang bekerjasama dengan International Space Station (ISS) yang mengorbit Bumi pada ketinggian 278-460 km. LAPAN mengirimkan sekitar 800 biji tomat kering yang berasal dari SITH-FMIPA ITB dan diluncurkan oleh roket H-2B dari Tanegeshima Space Center pada hari Sabtu, 22 Januari 2011 untuk disimpan di ISS sehingga terkena sinar kosmik dari luar angkasa selama 180 hari, dan biji-biji tersebut kini telah kembali ke Indonesia dan dibagikan kepada sekitar 50 sekolah sehingga pelajar dapat meneliti dampak lingkungan antariksa (sinar kosmik dan mikrogravitasi) terhadap pertumbuhan tanaman tomat tersebut terhadap tomat yang normal.

Partikel Neutrino
Neutrino adalah partikel yang sangat kecil, tidak bermuatan, hampir tidak memiliki massa, bergerak hampir secepat cahaya dan memiliki interaksi yang sangat rendah dengan partikel-partikel lain. Keberadaan partikel ini sudah diramalkan oleh Wolfgang Pauli di tahun 1930 tetapi baru terbukti eksistensinya tahun 1956 oleh Clyde Cowan, Frederick Reines, dkk. (dan mereka mendapat nobel tahun 1995 karenanya). Ada tiga macam neutrino, yaitu elektron neutrino, muon neutrino dan tau neutrino. 

Berdasarkan teori-teori yang ada, reaksi inti yang terjadi di Matahari menghasilkan neutrino elektron, dan karena neutrino hampir tidak berinteraksi dengan materi yang lain maka neutrino matahari yang mencapai Bumi adalah neutrino asli yang berasal dari pusat Matahari, tanpa terpengaruh setiap lapisan Matahari, atmosfir Bumi maupun medan magnet Bumi. Jika astronom sanggup mendeteksi neutrino ini, maka reaksi ini yang ada di pusat Matahari dapat diamati secara langsung. Bandingkan dengan sebuah foton hasil reaksi inti dipusat Matahari, untuk mencapai permukaan Matahari saja satu foton mungkin memerlukan waktu sampai jutaan tahun karena interaksi dan penyerapan dengan partikel lain, sehingga pengamatan neutrino (meskipun sangat sulit) diharapkan mampu menggambarkan reaksi sebenarnya yang terjadi di pusat Matahari.   
Reaksi Proton-proton yang terjadi di pusat bintang deret utama seperti Matahari yang menghasilkan neutrino
(Kredit: Wikipedia)
Selain di inti bintang, partikel ini juga berasal dari ledakan supernova dan juga menurut teori dihasilkan saat dua detik setelah big bang, sehingga pengamatan pada neutrino latar belakang dapat memberi informasi tentang big bang.  Salah satu implikasi besar dari keberadaan neutrino yang selalu dihasilkan di pusat bintang dan sejak awal Big Bang adalah alam semesta ini dipenuhi oleh banyak sekali neutrino sehingga nasib alam semesta (menurut teori Big Bang) juga harus memperhitungkan massa neutrino ini.

Gelombang Gravitasi
Gelombang ini merupakan salah satu efek dari teori relativitas umum Einstein yang diprediksikan sejak tahun 1916. Secara teoritis adalah pancaran energi secara dalam bentuk radiasi gravitasi, dimana sampai sekarang pendeteksiannya belum dapat dilakukan, tetapi jika bisa terdeteksi maka beberapa informasi bisa diperoleh, misalnya massa dan pergerakan sistem yang tidak bisa terdeteksi melalui gelombang elektromagnetik. 

Meskipun tidak terdeteksi secara langsung, secara tidak langsung efek ini sudah diamati, pertama kali oleh Russell Alan Hulse dan Joseph Hooton Taylor, Jr., dari Universitas Princeton di tahun 1974 yang mengamati pasangan bintang ganda yang berupa bintang neutron yang disebut PSR B1913+16. Pasangan bintang neutron ini memancarkan gravitasi yang sangat besar sehingga orbitnya makin lama semakin kehilangan energi yang dideteksi sebagai semakin mendekatnya kedua bintang neutron ini (mengalami orbital decay) dan hasil pengamatan ini sesuai dengan yang diprediksikan oleh Teori Relativitas Umum Einstein mengenai radiasi gravitasi. Karena hal ini, mereka mendapatkan nobel Fisika di tahun 1993.
Orbital decay pada PSR B1913+16 yang diamati sepanjang 30 tahun (Kredit : Wikipedia)
Secara langsung gelombang gravitasi belum bisa dideteksi tetapi jika bisa terdeteksi maka akan menambah kekayaan pengenalan manusia akan alam semesta ini. 

Jam Wajib Mengajar Guru Indonesia

Kamis, 15 Desember 2011 |


Ping your blog, website, or RSS feed for Free
Jam Wajib Mengajar Guru Indonesia. Secara resmi Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan, melalui surat Nomor 800/1085/2011 perihal beban kerja guru telah menginformasikan ketentuan jam wajib mengajar guru terhitung mulai tahun pelajaran 2011/2012. Di dalam surat yang ditujukan kepada Kepala UPT Kecamatan serta Kepala SMP/SMA/SMK Neheri dan Swasta itu dinyatakan bahwa pembagian tugas beban kerja guru paling sedikit 24 jam tatap muka per minggu, kecuali yang mendapat tugas tambahan yang diperhitungkan sebagai beban kerja, sesuai dengan PP 74 Tahun 2008, pasal 15 ayat 3.

Menindaklanjuti isi surat tersebut maka dalam implementasinya berarti semua guru, baik yang telah bersertifikat maupun yang belum bersertifikat harus memenuhi jam wajib mengajar minimal, yakni 24 jam. Pemenuhan jam wajib mengajar terkait erat dengan pengajuan PAK (yang baru) yang akan diberlakukan tahun 2013 nanti. Oleh karena hal tersebut, agar pengajuan PAK tidak terkendala, pihak sekolah harus sudah merancang dari sekarang agar jam wajib mengajar guru minimal 24 jam per minggu.


Khusus untuk yang mendapat tugas tambahan, pemenuhan jam disesuaikan dengan PP 74 Tahun 2008. Pada Pedoman Penghitungan Beban Kerja Guru yang diterbitkan Dirjen PMPTK berkaitan dengan tugas tambahan guru dijelaskan sebagai berikut:

1. Tugas sebagai Kepala Sekolah ekuivalen dengan 18 jam, sehingga minimal wajib mengajar 6 jam
2. Tugas sebagai Wakil Kepala Sekolah ekuivalen dengan 12 jam, sehingga minimal wajib mengajar 12 jam
3. Tugas sebagai Kepala Perpustakaan ekuivalen dengan 12 jam, sehingga minimal wajib mengajar 12 jam
4. Tugas sebagai Kepala Laboratorium ekuivalen dengan 12 jam, sehingga minimal wajib mengajar 12 jam
5. Tugas sebagai Ketua Jurusan Program Keahlian ekuivalen dengan 12 jam, sehingga minimal wajib mengajar 12 jam
6. Tugas sebagai Kepala Bengkel ekuivalen dengan 12 jam, sehingga minimal wajib mengajar 12 jam
7. Tugas sebagai Pembimbing Praktik Kerja Industri ekuivalen dengan 12 jam, sehingga minimal wajib mengajar 12 jam
8. Tugas sebagai Kepala Unit Produksi ekuivalen dengan 12 jam, sehingga minimal wajib mengajar 12 jam

Selain tugas tambahan di atas, kegiatan pembimbingan siswa, termasuk kegiatan ekstrakurikuler, juga bisa dianggap sebagai kegiatan tatap muka. Khusus untuk wali kelas tidak dianggap sebagai tugas tambahan.

Ketentuan untuk Guru Bersertifikat
Khusus untuk ketentuan guru yang telah mengikuti kegiatan sertifikasi, jam minimal wajib mengajar adalah 24 jam, kecuali yang mendapat tugas tambahan di atas. Di samping itu, pemenuhan jam wajib mengajar haruslah mata pelajaran sendiri (pemenuhan jam wajib mengajar tidak dibenarkan diambil dari mata pelajaran yang lain maupun serumpun). Ketentuan ini lebih longgar bagi guru yang belum bersertifikat, untuk pemenuhan jam wajib mengajar masih dibenarkan mengampu mata pelajaran lain terkait nantinya dengan pengajuan PAK.


Melalui email yang saya terima dari Kepala SMP 1 Wiradesa, Bapak Aji Suryo Sumanto, ada rambu-rambu berkaitan guru yang sudah bersertifikat. Email berupa surat yang berasal dari LPMP Provinsi Jawa Tengah dan ditujukan kepada Kepala Dinas Dikpora Kota Pekalongan tertanggal 26 April 2011 itu berisi ketentuan bagi guru yang sudah bersertifikat sebagai berikut:
1. Guru yang mengajar pada Kejar Paket A, B, atau C tidak bisa diperhitungkan jam mengajarnya
2. Guru Mapel SMP (selain Penjasorkes dan Agama) tidak boleh mengajar di SD, karena guru SD pada dasarnya adalah guru kelas
3. Penambahan jam pada struktur kurikulumpaling banyak 4 jam per minggu berdasarkan standar isi KTSP
4. Program pengayaan atau remedial teaching tidak diperhitungkan jam mengajarnya
5. Pembelajaran ekstrakurikuler tidak diperhitungkan jam mengajarnya, meskipun sesuai dengan sertifikasi mata pelajaran
6. Pemecahan Rombel dari 1 kelas menjadi 2 kelas diperbolehkan, dengan syarat dalam 1 kelas jumlah siswa minimal 20
7. Pembelajaran Team teaching tidak diperbolehkan kecuali untuk mata pelajaran Produktif di SMK
8. Guru Bahasa Indonesia yang mengajar Bahasa Jawa, jam mengajar Bahasa Jawanya tidak diperhitungkan. Mata Pelajaran yang serumpun adalah IPA dan IPS dan hanya boleh untuk tingkat SMP
9. Pengembangan diri siswa tidak diperhitungkan jam mengajarnya

Demikian ketentuan jam wajib mengajar guru yang secara resmi mulai diberlakukan mulai Juli 2011 nanti. Bagi yang ingin mengetahui secara lebih jelas, berikut saya link-kan ketentuan di atas untuk bisa diunduh:

DOWNLOAD KETENTUAN JAM WAJIB MENGAJAR GURU


Ping your blog, website, or RSS feed for Free

 RPP Sosiologi SMA Berkarakter dan Silabus Kelas X - XII Semester 1 dan 2 - Setelah beberapa minggu tidak update blog dan kali ini saya posting   RPP Sosiologi SMA Berkarakter dan Silabusnya. Sepertinya teman teman semua mungkin sudah mendapatkan beberapa referensi maupun contoh dari rpp berkarakter sma terutama untuk mata pelajaran Sosiologi, meskipun demikian tak ada salhnya saya memberikan


Ping your blog, website, or RSS feed for Free
Penting Di Baca bagi kamu yang merasa kebingungan memilih Perguruan Tinggi. Artikel berikut di ceritakan berdasarkan pengalaman nyata. Jadi menurut saya, artikel ini dapat menginspirasi kamu.. ^_^. Check it Out

Bingung memilih Jurusan apa dan Perguruan Tinggi mana untuk melanjutkan studi setelah lulus dari SMA, SMK atau Sederajat? Coba deh baca artikel ini yang berdasarkan pengamatan, pengalaman, penilaian, penyimpulan, dan sudut pandang penulis. Siapa tahu bisa memberikan Anda sedikit masukan dalam menentukan Jurusan dan Perguruan Tinggi yang cocok buat Anda. Selain itu juga memberikan gambaran mengenai perguruan tinggi idaman menurut penulis. Karena penulis punya kesempatan mengenyam pendidikan di perguruan tinggi, Penulis jadi bisa bercerita panjang lebar disini.

Dulu ketika penulis akan memasuki perguruan tinggi mana dan ambil jurusan apa, penulis juga bingung dalam menentukan pilihan, bahkan sampai sekarang pun penulis masih bingung. Setelah penulis merasakan yang namanya kuliah atau menjadi mahasiswa perguruan tinggi, penulis jadi tahu seluk beluk pendidikan di perguruan tinggi yang penulis rasa di semua perguruan tinggi lainnya juga hampir sama. Penulis juga punya penilaian tentang perguruan tinggi penulis dan peguruan tinggi lain meskipun hanya menyimpulkan sekilas dari info teman atau berita di koran, internet, majalah kampus, dan lain-lain. Dalam artikel ini akan bercerita sedikit mengenai pengalaman penulis selama menjadi mahasiswa dan penyimpulan mengenai hal-hal yang ada dalam perguruan tinggi.

Topik dari artikel ini adalah Kriteria Perguruan Tinggi Idaman, tapi sebelum masuk ke topik, penulis akan sedikit bercerita tentang pengalaman ketika menentukan jurusan dan perguruan tinggi yang saat ini digeluti.

Ketika dihadapkan pada pilihan jurusan apa dan perguruan tinggi mana akan melanjutkan studi penulis selepas lulus SMA, penulis mengalami hal yang mungkin sebagian besar dari Anda (calon mahasiswa) juga alami, yaitu kebingungan menentukan pilihan yang nantinya bidang dan tempat tersebut akan menempa diri menjadi pribadi yang mempunyai keahlian/kemampuan/skill yang lebih.

Yang menjadi pertimbangan ketika penulis memilih jurusan apa dan perguruan tinggi mana adalah:

Pertama, pemilihan jurusan

Hal pertama yang sebaiknya Anda tentukan adalah jurusan. Jurusan/bidang ilmu apa yang sekiranya Anda ingin geluti. Coba tanya kepada diri Anda kenapa Anda memilih bidang ilmu/jurusan tersebut. Sekecil atau sepele apapun alasan Anda coba Anda utarakan kepada diri Anda sendiri atau kalau perlu ke orang tua Anda juga untuk menjelaskan alasan Anda memilih jurusan tersebut.

Jurusan yang penulis pilih saat ini adalah Teknik Informatika. Yang menjadi alasan kenapa menjatuhkan pilihan jurusan ke Teknik Informatika adalah karena prospek kerjanya sangat luas, penulis ingin mempunyai komputer baru (karena komputer pada waktu itu rusak), juga selalu kagum dengan film animasi jadi penulis ingin sekali membuat film animasi, penulis selalu bertanya bagaimana cara membuat suatu program komputer, dan yang paling utama adalah ketertarikan terhadap segala sesuatu di dunia maya/internet yang dikenal sejak SMP kelas 3 (tahun 2003 penulis baru mengenal internet).

Terkadang orang tua juga berperan dalam menentukan jurusan untuk kita, akan tetapi jika Anda memiliki pilihan jurusan sendiri, Anda harus bisa memperjuangkan pilihan Anda dengan menjelaskan kenapa Anda sebaiknya memilih jurusan pilihan Anda.

Kedua, pemilihan perguruan tinggi

Setelah Anda yakin dengan jurusan yang Anda pilih/tetapkan, barulah kemudian mempertimbangkan perguruan tinggi mana yang Anda pilih. Penulis ada sedikit masukan dalam menentukan perguruan tinggi yang penulis uraikan dalam beberapa point.

1. Ada tidak jurusan pilihan Anda di perguruan tinggi tersebut


Belum tentu suatu perguruan tinggi memiliki prodi/jurusan yang komplit, meskipun perguruan tinggi tersebut perguruan tinggi terbaik. Bisa saja perguruan tinggi yang Anda inginkan tersebut tidak memiliki prodi/jurusan pilihan Anda. Jadi, pilihlah perguruan tinggi yang memliki prodi/jurusan pilihan Anda. Meskipun Anda memiliki perguruan tinggi idaman Anda atau perguruan tinggi tersebut terbaik, jika di perguruan tinggi tersebut tidak memliki jurusan/prodi pilihan Anda, alangkah baiknya Anda mencari perguruan tinggi lainnya yang memliki prodi/jurusan pilihan Anda. Daripada Anda memilih perguruan tinggi yang tidak memiliki prodi/jurusan pilihan Anda tersebut yang pada akhirnya Anda akan melenceng dari tujuan awal Anda memilih prodi/jurusan pilihan Anda.

Dulu penulis pernah memiliki perguruan tinggi negeri yang menjadi pertimbangan akan dimasuki. Berhubung di perguruan tinggi negeri tersebut tidak ada prodi/jurusan Teknik Informatika, jadi penulis tidak memilih perguruan tinggi tersebut.

2. Bagaimana akreditasi jurusan yang Anda pilih di perguruan tinggi tersebut (Kualitas)

Bagi penulis, akreditasi dari jurusan di perguruan tinggi ibaratnya sebagai prestasi dan juga sebagai simbol kualitas jurusan di perguruan tinggi tersebut. Akreditasi ini merupakan penilaian dalam beberapa aspek yang dilakukan oleh BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi). Penulis mempertimbangkan betul mengenai akreditasi ini. Minimal, pilihlah yang memiliki akreditasi B. Meskipun akreditasi belum tentu menentukan kualitas dari jurusan di suatu perguruan tinggi, akan tetapi soal akreditasi ini bisa menjadi pertimbangan Anda dalam menetukan perguruan tinggi (khususnya jurusannya) yang berkualitas.

3. Kuantitas atau keuangan

Soal dana, ini hal penting bagi orang tua Anda atau Anda dalam memilih perguruan tinggi. Setiap perguruan tinggi mematok harga tersendiri. Semakin terkenal atau terbaik perguruan tinggi, terkadang semakin tinggi harga yang dipatok. Dan setaip tahun pun kemungkinan harganya akan meningkat.

Sesuaikan alokasi dana pendidikan Anda sesuai dengan kemampuan keuangan Anda atau orang tua Anda. Bagi yang masih bergantung kepada orang tua, janganlah egois, lihatlah kemampuan ekonomi orang tua Anda. Daripada Anda memaksakan orang tua Anda, bisa-bisa kedepannya akan terjadi masalah yang kemungkinan bisa mengganggu studi Anda. Tapi bisa juga Anda memilih untuk nekad berkuliah di tempat yang sekiranya Anda atau orang tua Anda keberatan dengan biaya di perguruan tinggi tersebut, Insya Allah jika niat Anda baik untuk menuntut ilmu, tidak akan ada halangan yang begitu berat karena Insya Allah akan ada bantuan dari Tuhan.

Kuantitas ini sebaiknya juga dibarengi dengan kualitas. Jika kuantitas OK dan kualitas OK, berarti perguruan tinggi tersebut pantas Anda pertimbangkan.

4. Faktor lainnya

Faktor lainnya bisa berupa rekomendasi, prestasi perguruan tinggi, kerjasama perguruan tinggi, dan lain-lain. Untuk faktor lainnya ini, bisa Anda gunakan sebagai tambahan pertimbangan Anda. Tapi tetap, keputusan ada di tangan Anda.

Semoga dari beberapa tips dalam memilih jurusan dan perguruan tinggi diatas memberikan Anda masukan dalam menentukan jurusan dan perguruan tinggi.




Kriteria Perguruan Tinggi Idaman

Dari uraian yang dibahas sebelumnya, bisa sedikit diambil dalam memberikan kriteria perguruan tinggi idaman. Kriteria perguruan tinggi idaman tiap orang bisa berbeda, disini penulis akan memberikan gambaran bagaimana Kriteria Perguruan Tinggi yang Pantas Menjadi Idaman untuk kita semua (menurut penulis).

Ada dua sudut pandang dalam memberikan penilaian dalam menggambarkan dalam benak kita kriteria-kriteria perguruan tinggi idaman yang sekiranya pantas untuk kita semua, yaitu sudut pandang eksternal dan internal.

Sudut Pandang Eksternal

Yang paling umum dan diketahui banyak orang tanpa harus mencari informasi di dalam perguruan tinggi tesebut adalah dari sudut pandang eksternal. Biasanya dari sudut pandang eksternal, orang menilai dari luarnya suatu perguruan tinggi. Contoh yang masuk ke dalam sudut pandang eksternal:

1. Prestasi menunjukkan kualitas (prestasi nasional dan international)


Orang menilai suatu perguruan tinggi bisa menjadi Perguruan Tinggi Terbaik karena prestasi yang diraih oleh perguruan tinggi yang bersangkutan. Prestasi tersebut akan menjadi nilai tambah atau nilai jual perguruan tinggi tersebut. Prestasi yang diraih oleh suatu perguruan tinggi akan menunjukkan kualitas dari perguruan tinggi tersebut. Orang pun akan memberikan apresiasi bahwa perguruan tinggi tersebut sangat bagus, berkualitas, dan pantas menyandang gelar sebagai perguruan tinggi terbaik.

Kriteria perguruan tinggi yang pantas menjadi idaman adalah perguruan tinggi yang meraih berbagai prestasi dalam lingkup nasional dan juga international. Jika prestasi yang diraih hanya sebatas tingkat nasional, orang akan menilai perguruan tinggi tersebut berkualitas nasional, dalam lingkup negara kita. Sedangkan jika juga disertai dengan prestasi tingkat international, bukan hanya masyarakat nasional (negara kita) tetapi masyarakat dunia pun akan menilai perguruan tinggi tersebut berkualitas, seluruh lapisan masyarakat dunia akan merasa perguruan tinggi tersebut layak menjadi tempat studi untuk semua orang di dunia.

Prestasi tingkat international yang diraih oleh suatu perguruan tinggi akan memberikan keuntungan tersendiri, yaitu perguruan tinggi tersebut akan dikenal oleh masyarakat dunia. Dan mungkin saja bisa menjadi percontohan oleh perguruan tinggi lainnya.

2. Kerjasama dengan perguruan tinggi lain atau perusahaan


Kerjasama yang terjalin akan menunjukkan bahwa perguruan tinggi tersebut juga berperan dalam kemajuan bersama. Kriteria perguruan tinggi idaman menjalin kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi dan perusahaan dalam dan luar negeri. Dari kerjasama ini tentunya kualitas perguruan tinggi tersebut tidak diragukan oleh relasi yang menjalin kerja sama.

3. Jaringan alumni yang tersebar dan terorganisir

Perguruan tinggi tentunya memiliki jaringan alumni. Perguruan tinggi idaman memiliki jaringan alumni yang tersebar yang terorganisir dengan baik yang tentunya dikomandoi oleh perguruan tinggi tersebut. Dengan jaringan alumni yang tersebar dan dikelola oleh pusat akan menjadikan perguruan tinggi tersebut mampu memantau perkembangan alumninya tersebut. Ini berarti antara perguruan tinggi dengan alumninya akan selalu tercipta suatu hubungan yang berlanjut atau bisa dikatakan tali silaturahmi di antara perguruan tinggi dengan alumninya tidak terputus.

4. Peringkat atau Ranking Perguruan Tinggi dalam lingkup dunia

Munculnya internet membuat informasi apapun bisa kita dapatkan dengan mudah. Tak terkecuali informasi mengenai perguruan tinggi di seluruh dunia bisa kita cari. Internetpun ternyata juga dimanfaatkan oleh Webometrics, suatu organisasi yang memberikan penilaian melalui peringkatan perguruan tinggi di seluruh dunia yang masuk dalam kriteria penilaian. Melalui situsnya www.Webometrics.info, Webometric memberikan penilaian berupa peringkat perguruan tinggi dalam lingkup dunia yang masuk dalam daftar kriteria penilaian. Meskipun penilaian yang dilakukan oleh Webometrics sebatas dilakukan melalui internet dengan bantuan layanan-layanan situs internet yang ada, nyatanya banyak yang menjadikannya sebagai tolak ukur persaingan perguruan tinggi. Untuk kriteria penilaian yang dilakukan oleh Webometrics bisa Anda cari tahu di websitenya. Webometrics memberikan peringkatan perguruan tinggi setiap enam bulan sekali, yaitu di bulan Januari dan Juli.

Perguruan tinggi idaman alangkah baiknya memiliki peringkat yang bagus di Webometrics. Hal ini akan membuat nilai tambah perguruan tinggi untuk dikenal oleh lapisan masyarakat dunia melalui internet. Selain itu juga membuktikan strategi-strategi yang dilakukan oleh perguruan tinggi dalam meraih peringkat dalam Webometrics. Dalam Webometrics pun Anda bisa memperoleh informasi peringkat universitas dalam lingkup dunia, asia, asia tenggara, eropa, afrika, dan lain-lain. Apakah Perguruan Tinggi Favorit Indonesia Anda masuk dalam daftar peringkat Webometrics?

Sudut Pandang Internal

Perguruan tinggi idaman dalam sudut pandang internal adalah hal-hal yang berada di dalam lingkup perguruan tinggi yang mencakup kurikulum, pembelajaran, dosen, dan lain-lain. Selama penulis menjadi mahasiswa banyak sekali hal-hal yang penulis soroti di lingkup internal peguruan tinggi penulis. Penulis pun menilai perguruan tinggi penulis belum masuk ke dalam kriteria perguruan tinggi idaman dalam sisi internalnya.

Apa yang menjadi kriteria penulis dalam memberikan penilaian terhadap perguruan tinggi idaman, silakan baca point-point berikut:

1. Kurikulum


Kebanyakan kurikulum perguruan tinggi mengadaptasi kurikulum dari perguruan tinggi yang dijadikan percontohan. Tidak sedikit yang setiap tahunnya perguruan tinggi membelokkan arah kurikulumnya. Ibaratnya tiap tahun selalu menjadikan kurikulum yang dipakai sebagai bahan uji coba apakah berhasil. Tapi banyak juga yang perubahan kurikulum setiap tahunnya adalah untuk mengimbangi perkembangan ilmu pengetahuan atau mengikuti perkembangan keadaan negaranya.

Perubahan kurikulum ini kebanyakan memberikan dampak terhadap mahasiswa perguruan tinggi tersebut. Contohnya, ada perubahan mata kuliah, dimana mata kuliah wajib diubah menjadi mata kuliah pilihan, sebaliknya mata kuliah pilihan dijadikan mata kuliah wajib. Ini tentunya akan memberikan dampak bagi mahasiswa tingkat akhir yang diwajibkan untuk mengikuti mata kuliah wajib yang dulunya adalah mata kuliah pilihan, sedangkan mata kuliah pilihan tersebut sebelumnya tidak diambil. Sehingga pada akhirnya mahasiswa tersebut terpaksa harus menunda kelulusannya untuk mengikuti mata kuliah wajib tersebut. Kasus seperti ini kenyataannya pernah terjadi.

Kurikulum seperti apa yang masuk dalam kriteria perguruan tinggi idaman? Menurut penulis, kurikulum yang ada sebaiknya stabil. Perubahan dalam mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan memang perlu. Tapi kurang optimal jika selalu merubah kurikulum secara signifikan karena selalu mengadaptasi kurikulum perguruan tinggi yang dijadikan contoh. Kurikulum yang ada sebaiknya dirancang dan dipertimbangkan seoptimal mungkin demi kesuksesan mahasiswa dalam menuntut ilmu. Perubahan kurikulum yang ada dijadikan sebagai update perkembangan ilmu pengetahuan atau perkembangan keadaaan negara.

2. Dosen/tenaga pengajar minimal berpendidikan S2 dan mempunyai kemampuan berbahasa inggris secara aktif

Untuk saat ini kebanyakan untuk menjadi dosen syarat pendidikannya harus S1. Di perguruan tinggi tertentu sudah ada yang syarat menjadi dosen di perguruan tinggi tersebut adalah S2, sedangkan jika S1 akan dijadikan asisten dosen (belum menjadi dosen). Selain itu, dosen sebaiknya mempunyai kemampuan berbahasa inggris secara aktif. Ini akan menunjukkan kualitas dosen tersebut.

3. Dosen mampu mengajar dengan baik, mampu membuat suasana kelas menjadi menyenangkan, mampu memberikan motivasi, bersahabat dan lucu

Maksud dari mampu mengajar dengan baik disini adalah dosen tersebut memliki kemampuan mengajar yang sekiranya mahasiswanya mampu memahami apa yang disampaikan oleh dosen yang bersangkutan. Banyak dosen pintar secara akademik tapi belum tentu dosen tersebut pintar dalam mengajar. Jika dosen cara mengajarnya monoton, otomatis mahasiswanya akan menjadi ogah-ogahan.

Dosen yang bersahabat tentunya akan membuat mahasiswanya menjadi merasa nyaman. Tingkah laku dosen yang bersahabat bisa ditunjukkan dengan cara berbicara yang membaur dengan mahasiswa, tidak resmi tapi sopan.

Dosen yang mampu memberikan motivasi kepada mahasiswanya akan membuat mahasiswanya selalu bersemangat dalam mengikuti perkuliahan. Misalnya dosen tersebut menceritakan pengalamannya atau orang lain yang akan membuat mahasiswa selalu bersemangat dalam menghadapi tantangan hidup.

Dan dosen yang lucu akan membuat suasana kelas menjadi menyenangkan karena disela-sela mengajar dosen akan mencairkan suasana yang tegang disaat pembahasan materi yang yang dirasa berat. Lelucon-lelucon dosen saat berlangsungnya perkuliahan terbukti mampu membuat suasana kelas menjadi menyenangkan. Mahasiswanya juga akan fokus memahami apa yang disampaikan oleh dosen. Selain itu, mahasiswa juga tidak akan cepat merasa bosan atau ngantuk.

Susah memang menemukan dosen seperti yang penulis gambarkan diatas. Dosen juga manusia yang juga mempunyai kekurangan. Tapi dari uraian diatas, perguruan tinggi idaman memang selayaknya diisi oleh dosen seperti kriteria diatas.

4. Beasiswa

Alangkah senangnya jika mahasiswa mendapatkan beasiswa. Apalagi jika program beasiswa yang diberikan oleh perguruan tinggi tersebut banyak. Ini berarti perguruan tinggi tersebut selalu memberikan apresiasi bagi mahasiswa yang berprestasi dan bagi mahasiswa yang kurang mampu dalam segi ekonomi. Dengan begitu mahasiswa jadi diperhatikan betul oleh lembaga. Dengan pemberian beasiswa ini tentunya akan memberikan semangat dalam menempuh studinya di perguruan tinggi tersebut. Perguruan tinggi yang banyak memberikan beasiswa tentunya akan menjadi perguruan tinggi idaman.

5. Tata ruang kelas dan kapasitas mahasiswa

Perguruan tinggi idaman memiliki ruang kelas yang nyaman, bisa juga ber-AC. Ruang kelasnya disediakan fasilitas pembelajaran yang mencukupi. Pintu masuk tidak berada di samping meja dosen, sehingga jika kedapatan mahasiswa yang ingin keluar kelas untuk buang air kecil (misalnya) saat kegiatan belajar mengajar berlangsung  tidak akan mengganggu mahasiswa lain dalam konsentrasi mengikuti kegiatan belajar mengajar.

Saran dari salah satu dosen penulis, tata letak kursi mahasiswa sebaiknya dibuat melingkar dalam satu baris. Hal ini memungkinkan mahasiswa untuk duduk di depan semuanya, sedangkan untuk dosen bisa berada di tengah. Tata letak seperti ini tentunya akan membuat suasana kegiatan belajar mengajar akan lebih menyenangkan. Hal ini sebagai wujud keprihatinan salah satu dosen penulis, yang selalu mendapati mahasiswanya duduk di kursi belakang, sedangkan kursi depan kosong. Jika mahasiswa mau untuk selalu duduk didepan, secara tidak langsung akan membuat mahasiswa tersebut memiliki jiwa kemimpinan (kata dosen penulis).

Untuk kapasitas mahasiswa dalam mengikuti kegiatan perkuliahan dalam satu kelas akan lebih optimal jika maksimal diisi oleh 40 mahasiswa. Penulis sendiri pernah merasakan perbedaan mengikuti perkuliahan yang diikuti oleh banyak mahasiswa dengan hanya diikuti oleh beberapa mahasiswa yang tidak lebih dari 20 mahasiswa. Penulis merasakan mampu konsentrasi ketika perkuliahan diikuti oleh beberapa mahasiswa. Dosen pun jadi lebih leluasa dan santai dalam mengajar. Kalau ramai, sering terjadi kegaduhan di kelas.

Banyak sekali yang bisa dijadikan kriteria dalam menentukan perguruan tinggi idaman. Tiap orang kemungkinan memiliki pendapat yang berbeda. Beberapa point diatas adalah pendapat penulis dalam mendefinisikan perguruan tinggi idaman. Semoga menginspirasi Anda. Artikel ini penulis tujukan untuk Universitas Islam Indonesia selaku penyelenggara Lomba Blog UII.

Demikian..
Salam sukses dan keep share..!!!  ^_^

Sumber : galuhristyanto.web.id
Oleh : Ardhi Sukses


Ping your blog, website, or RSS feed for Free
Download Kumpulan Soal UN dan EBTANAS Bahasa Indonesia Tahun 1999-2009

Bahasa Indonesia adalah satu mata pelajaran Ujian Nasional. Mempersiapkan Ujian akhir nasional Bahsa Indonesia menjadi suatu hal yang dilakukan oleh seorang siswa demi menghadapi UJian Nasional Bahasa Indonesia  dengan baik dan benar. Dengan motivasi dan kerja keras, saya doakan agar siswa di seluruh INDONESIA lulus dengan nilai baik, amin.
Adapun Soal-soal bahasa Indonesia yang dibutuhkan sangat banyak sekali. siswa dapat mendownload pada halaman ini, dengan harapan siswa bisa belajar dan menjawab semua semua soal Uan 2011 dan 2012. mantab.

Ujian Nasional biasa disingkat UN / UNAS adalah sistem evaluasi standar pendidikan dasar dan menengah secara nasional dan persamaan mutu tingkat pendidikan antar daerah yang dilakukan oleh Pusat Penilaian Pendidikan, Depdiknas di Indonesia berdasarkan Undang-UndangRepublik Indonesia nomor 20 tahun 2003 menyatakan bahwa dalam rangka pengendalian mutu pendidikan secara nasional dilakukan evaluasi sebagai bentuk akuntabilitas penyelenggara pendidikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan. Lebih lanjut dinyatakan bahwa evaluasi dilakukan oleh lembaga yang mandiri secara berkala, menyeluruh, transparan, dan sistematik untuk menilai pencapaian standar nasional pendidikan dan proses pemantauan evaluasi tersebut harus dilakukan secara berkesinambungan.
Proses pemantauan evaluasi tersebut dilakukan secara terus menerus dan berkesinambungan pada akhirnya akan dapat membenahi mutu pendidikan. Pembenahan mutu pendidikan dimulai dengan penentuan standar.
Penentuan standar yang terus meningkat diharapkan akan mendorong peningkatan mutu pendidikan, yang dimaksud dengan penentuan standar pendidikan adalah penentuan nilai batas (cut off score). Seseorang dikatakan sudah lulus/kompeten bila telah melewati nilai batas tersebut berupa nilai batas antara peserta didik yang sudah menguasai kompetensi tertentu dengan peserta didik yang belum menguasai kompetensi tertentu. Bila itu terjadi pada ujian nasional atau sekolah maka nilai batas berfungsi untuk memisahkan antara peserta didik yang lulus dan tidak lulus disebut batas kelulusan, kegiatan penentuan batas kelulusan disebut standard setting.
Manfaat pengaturan standar ujian akhir:
  • Adanya batas kelulusan setiap mata pelajaran sesuai dengan tuntutan kompetensi minimum.
  • Adanya standar yang sama untuk setiap mata pelajaran sebagai standard minimum pencapaian kompetensi.





http://www.ziddu.com/download/17798711/SMA_-_Bahasa_Indonesia_1999.pdf.html

http://www.ziddu.com/download/17798712/SMA_-_Bahasa_Indonesia_2007.pdf.html

http://www.ziddu.com/download/17798713/SMA_-_Bahasa_Indonesia_2006.pdf.html

http://www.ziddu.com/download/17798714/SMA_-_Bahasa_Indonesia_2005.pdf.html

http://www.ziddu.com/download/17798715/SMA_-_Bahasa_Indonesia_2003.pdf.html

http://www.ziddu.com/download/17798716/SMA_-_Bahasa_Indonesia_2000.pdf.html

http://www.ziddu.com/download/17798717/SMA_-_Bahasa_Indonesia_2001.pdf.html

http://www.ziddu.com/download/17798718/SMA_-_Bahasa_Indonesia_2002.pdf.html

http://www.ziddu.com/download/17798719/SMA_-_Bahasa_Indonesia_2004.pdf.html


Ping your blog, website, or RSS feed for Free
WAJIB DI BACA INFO di bawah ini, SEBELUM KAMU MEMBUKA LINK TIAP BEASISWA..

Asslamualaikum dan salam sejahtera buat adik-adik sekalian.
Semoga semangatnya masih tetap terjaga untuk lulus Ujian Nasional dan tetap berjuang menuju PTN favorit.

Untuk menunjang semangat kamu, terutama bagi yang membutuhkan beasiswa, berikut ini saya ada sedikit info beasiswa. Silahkan klik linknya dan kamu akan di bawa ke info beasiswa tersebut, yaitu di databeasiswa.com.

Saya mohon maaf kalau kebanyakan link di bawah ini untuk tahun-tahun lama. Tetapi hampir kesemuanya diadakan setiap tahun, sehingga kamu bisa mencarinya melalui Mas Google dengan kata daftar salah satu beasiswa di bawah ini.





Sumber : databeasiswa.com
Oleh : Ardhi Sukses 

Daftar website Perguruan Tinggi Indonesia

Selasa, 13 Desember 2011 |


Ping your blog, website, or RSS feed for Free
Berikut adalah daftar website perguruan tinggi di Indonesia. Berguna jika kamu ingin mengetahui informasi terupdate yang bakal di adain oleh universitas tersebut. Termasuk info beasiswa dan jadwal pendaftaran ujian masuk jalur apa saja..



So, silahkan kunjungi dan check this out..
Keep share ^_^
Jangan lupa komentar di bawah..

Daftar  website /situs Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia :
  1. Universitas Indonesia
  2. Universitas Gadjah Mada
  3. Universitas Airlangga
  4. Universitas Sumatera Utara
  5. Universitas Diponegoro
  6. Universitas Brawijaya
  7. Universitas Lampung
  8. Universitas Negeri Malang
  9. Universitas Hasanuddin
  10. Universitas Tanjungpura
  11. Universitas Negeri Semarang
  12. Universitas Udayana
  13. Universitas Sam Ratulangi
  14. Universitas Jenderal Soedirman
  15. Universitas Negeri Yogyakarta
  16. Universitas Negeri Manado
  17. Universitas Sebelas Maret
  18. Universitas Negeri Surabaya
  19. Universitas Padjadjaran
  20. Universitas Riau
  21. Universitas Jember
  22. Universitas Andalas
  23. Universitas Mulawarman
  24. Universitas Pendidikan Indonesia
  25. Universitas Palangkaraya
  26. Universitas Sriwijaya
  27. Universitas Syiah Kuala
  28. Universitas Negeri Surabaya
  29. Universitas Malikussaleh
  30. Universitas Negeri Makassar
  31. Universitas Cenderawasih
  32. Universitas Negeri Gorontalo
  33. Universitas Syiah Kuala
  34. Universitas Negeri Jakarta
  35. Universitas Tadulako
  36. Universitas Bengkulu
  37. Universitas Jambi
  38. Universitas Negeri Papua
  39. Universitas Negeri Medan
  40. Universitas Mataram
  41. Universitas Haluoleo
  42. Universitas Trunojoyo Madura
  43. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin
  44. Universitas Terbuka
  45. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  46. Universitas Palangka Raya


Daftar  website /situs Perguruan Tinggi Swasta di Indonesia :
  1. Universitas Teknologi Yogyakarta
  2. Universitas Surakarta
  3. Universitas Bina Nusantara
  4. Universitas Budidarma
  5. Universitas Borneo
  6. Universitas Muhammadiyah Purwokerto
  7. Universitas Gunadarma
  8. ISTN
  9. Universitas Janabadra Jogjakarta
  10. Universitas Kristen Maranatha Bandung
  11. Universitas Mercu Buana Jakarta
  12. Universitas Mercu Buana Jogjakarta
  13. Universitas Nusantara
  14. Universitas Kristen Petra Surabaya
  15. IBMT
  16. Swiss German University
  17. Universitas Sedaya International
  18. STIE Perbanas
  19. Universitas Trisakti
  20. Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta
  21. Universitas Al Azhar Indonesia
  22. Universitas Atma Jaya Makassar
  23. Universitas Atma Jaya Yogyakarta
  24. Universitas Surabaya
  25. Universitas Bangka Belitung
  26. Universitas Islam Jakarta
  27. Universitas Islam Indonesia
  28. Universitas Ibn Khaldun Bogor
  29. Universitas Islam Sumatera Utara
  30. Universitas Kanjuruhan Malang
  31. Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta
  32. Universitas Kristen Indonesia
  33. Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga
  34. Universitas Muhammadiyah Cirebon
  35. Universitas Muslim Indonesia Makassar
  36. Universitas Muhammadiyah Jakarta
  37. Universitas Muria Kudus
  38. Universitas Muhammadiyah Malang
  39. Universitas Muhammadiyah Purworejo
  40. Universitas Muhammadiyah Surakarta
  41. Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
  42. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
  43. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  44. Universitas Advent Indonesia - Bandung
  45. Universitas Nusa Bangsa
  46. Universitas Batanghari
  47. Universitas Balikpapan
  48. Universitas Katolik Soegijapranata
  49. Universitas Komputer Indonesia
  50. Universitas Musamus Merauke
  51. Universitas Indraprasta PGRI
  52. Universitas Islam Bandung
  53. Universitas Islam Lamongan
  54. Universitas Slamet Riyadi Surakarta
  55. Universitas Islam Sultan Agung Semarang 
  56. Universitas Islam Syekh-Yusuf Tangerang
  57. Universitas Dr Soetomo Surabaya
  58. Universitas Djuanda, Bogor
  59. Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI)
  60. Universitas Klabat
  61. Universitas Krisnadwipayana
  62. Universitas Merdeka MalangUniversitas Pakuan
  63. Universitas Katolik Parahyangan - Bandung
  64. Universitas Pasundan
  65. Universitas Darma Persada
  66. Universitas Siliwangi Tasikmalaya
  67. Universitas Suryadarma
  68. Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda
  69. UNTAG Semarang
  70. Universitas Tarumanagara Jakarta
  71. Universitas Pelita Harapan
  72. UPN JATIM
  73. UPN "Veteran" Jakarta
  74. UPN “Veteran” Yogyakarta
  75. Universitas Respati Indonesia
  76. Universitas Sanata Dharma di Yogyakarta
  77. Universitas Semarang
  78. Universitas Widya Kartika
  79. Universitas Widyatama
  80. Unika Widya Mandala Surabaya
  81. Universitas Persada Indonesia YAI Jakarta
  82. Universitas Yarsi


Daftar Sekolah Tinggi Ilmu Kedinasan di Indonesia

Departemen Keuangan
Departemen Hukum Dan Hak Asasi Manusia
Badan Meteorologi Dan Geofisika
Departemen Luar Negeri
  • Akademi Dinas Luar Negeri (ADLN) di Jakarta (sudah ditutup)
  • Akademi Imigrasi (AIM), Jakarta 
Departemen Energi Dan Sumber Daya Mineral
Departemen Dalam Negeri
Departemen Perindustrian
  • Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil (ST3) di Jl. Jakarta No. 31Kota Bandung Jawa Barat
  • Sekolah Tinggi Manajemen Industri Jakarta (STMI), Jakarta, DKI Jakarta
  • Akademi Teknologi Kulit Yogyakarta (ATIK), Yogyakarta, DIY
  • Akademi Pimpinan Perusahaan Jakarta (APP), Jakarta
  • Akademi Teknologi Industri Padang (ATIP), Padang, Sumatra Barat
  • Akademi Teknologi Industri Makassar (ST3), Makassar, Sulawesi Selatan
  • Pendidikan Teknologi Kimia Industri Medan (PTKI), Medan, Sumatra Utara
  • Akademi Kimia Analisis Bogor (AKA), Bogor, Jawa Barat
Departemen Kesehatan
Departemen Perhubungan
Badan Pusat Statistik
Kepolisian Negara RI
Tentara Nasional Indonesia
Lembaga Sandi Negara Republik Indonesia
Badan Tenaga Nuklir Nasional
Badan Intelijen Negara
  • Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) di Sentul Bogor Jawa Barat
Badan Pertanahan Nasional
  • Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN), Yogyakarta

 Badan Kebudayaan dan Pariwisata

  • Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung(STPB), Bandung, Jawa Barat
  • Sekolah Tinggi Pariwisata Bali (STB Bali)
  • Akademi Pariwisata Medan
  • Akademi Pariwisata Makasar 
Departemen Sosial
  • Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS), Bandung, Jawa Barat
 Lembaga Administrasi Negara
  • Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Negara – Lembaga Administrasi Negara (STIA-LAN), Bandung, Jawa Barat 
 Departemen Pertanian ; Perkebunan ; Kehutanan
  • Politeknik LPP Yogyakarta (PLPP), Yogyakarta, DI Yogyakarta
  • Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Agribisnis Perkebunan (STIP-AP), Medan, Sumatra Utar
  • Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Medan (STPP Medan), Medan, Sumatra Utara
  • Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Magelang (STPP Magelang), Magelang, Jawa Tengah
  • Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Gowa (STPP Gowa), Makassar, Sulawesi Selatan
  • Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Malang (STPP Malang), Malang, Jawa Timur
  • Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Bogor (STPP Bogor), Bogor, Jawa Barat
  • Sekolah Pertanian Pembangunan Banjarbaru (SPP Banjarbaru), Banjarbaru, Kalimantan Selatan
  • Sekolah Pertanian Pembangunan Kupang (SPP Kupang), Kupang, NTT
  • Sekolah Pertanian Pembangunan Sembawa (SPP Sembawa), Sembawa, Sumatera Selatan
  • Akademi Penyuluhan Pertanian, Bogor – Jawa Barat 

Oleh : Ardhi Sukses
Sumber : http://biologimediacentre.com dan (lupa nama websitenya)