Memilih anti virus terbaik untuk komputer

Sabtu, 25 Februari 2012 |


Ping your blog, website, or RSS feed for Free

Perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat saat ini mendorong tingkat pertumbuhan virus yang signifikan. Banyaknya virus yang berkeliaran membuat pengguna komputer jengah. Apalagi sistem antivirus tidak seratus persen mampu melindungi komputer ( ini merupakan tulisan dari seorang pemerhati Antivirus, blog net yang menganalisa dari hasil test-test antivirus oleh Av-Comparatives ).

A. Apa antivirus itu?

Sebelum memilih antivirus ada baiknya kita mengetahui sedikit tentang antivirus. Antivirus yaitu software yang befungsi untuk mendeteksi, menghapus, serta mengkarantina virus-virus dari sistem komputer. Disebut juga Virus Protection Software. Aplikasi ini dapat menentukan apakah sebuah sistem komputer telah terinfeksi dengan sebuah virus atau tidak. Umumnya, perangkat lunak ini berjalan di latar belakang (background) dan melakukan pemindaian terhadap semua berkas yang diakses (dibuka, dimodifikasi, atau ketika disimpan).
Dengan penjelasan tadi akan timbul pertanyaan bagaimana cara memilih antivirus terbaik? Disini saya coba merangkumkan barometer apa yang digunakan dalam memilih produk antivirus.

B. Apa yang menjadi Prioritas dalam menentukan kualitas sebuah produk antivirus ?

Dari hasil survey, maka didapatkan prioritas acuan dalam memilih antivirus : 
1. Rate Detection Test Adalah merupakan pengujian signature base antivirus terhadap ribuan bahkan jutaan sample virus, dan kemudian dilakukan perbandingan antivirus manakah yang terbanyak mendeteksi sample virus tersebut. 
2. Heuristic/Prospective/Generic Test Adalah merupakan pengujian virus/malware baru yang belum ada dalam database (signature file) akan tetapi memanfaatkan signature database tersebut sebagai acuan untuk mendeteksi virus/malware baru, apabila terdapat ciri-ciri virus/malware maka fungsi heuristic akan mendeteksinya. Dalam hal ini seperti DNA pada manusia, sebagai contoh, Peter Parker adalah sebuah virus dan telah ada dalam signature database sebuah antivirus, sehingga dapat dideteksi bahwa ini adalah virus, tetapi apabila kemudian Peter Parker berubah wujud menjadi spiderman, maka secara dasar signature database antivirus tidak mengenali bahwa ini virus/malware, tetapi fungsi heuristic akan melihat bahwa DNA Peter Parker dan Spiderman adalah sama, maka antivirus juga akan mendeteksi
bahwa ini adalah virus/malware. Jadi dengan fungsi heuristic sangatlah penting setelah Signature Database.
3. Performance Test Penggunaan antivirus tentu saja akan memakan resource komputer, seperti CPU, Memory, disini peran kita adalah harus pintar dalam memilih produk antivirus yang memiliki pengaturan sumber daya yang baik, sehingga tidak menganggu performansi komputer. Saat ini, ada banyak antivirus yang menggunakan beberapa engine dalam produknya, ada yang menggunakan 2 (dua) engine, atau bahkan 7 (tujuh) engine, dimana hal ini akan berpengaruh dengan performansi komputer, resource / sumber daya komputer akan banyak digunakan dibandingkan dengan hanya 1 (satu) engine, antara lain :
- Gdata : 2 Engines (menyewa engine Bitdefender & Avast)
- Trusport : 3 Engines (menyewa engine : AVG, Norman and Dr.Web)

  
 
C. Organisasi/badan independen mana yang menjadi acuan dalam melakukan komparasi produk antivirus ?
Saat ini ada sekitar 22 badan/organisasi non profit yang membahas dan melakukan komparasi produk antivirus, akan tetapi hanya terdapat sekitar 5 organisasi terpercaya/indenpenden berdasarkan survey, dimana dapat dipastikan tidak ada pesan sponsor di dalamnya, antara lain 
AV-Comparatives
Virus Bulletin / AV-Test
ICSA Labs / West Coast Labs
AV-Comparatives sampai sejauh ini memiliki rating yang tertinggi sebagai badan independen yang melakukan komparasi produk antivirus, serta selalu mendapatkan respon yang sangat positif dari publik dari setiap ulasan yang publikasikan, VirusBulletin dan AV-Test dinilai sama pada urutan kedua, juga ICSALabs dan WestCoastLabs pada urutan ketiga, badan independen ini mensyaratkan kondisi dan minimum requirement dari vendor antivirus yang produknya akan di test.
Sebagai tambahan, disini tidak diikutsertakan analisis dari Gartner, mengingat gartner menganalisis banyak produk dan tidak spesifik ke antivirus saja. Independensi AV-Comparatives dapat dilihat dari penilaian 4 (empat) tahun terakhir untuk kategori “Product of the Year” :
  • Tahun 2007 : Eset NOD32
  • Tahun 2008 : Avira
  • Tahun 2009 : Kaspersky
  • Tahun 2010 : F-Secure
Dimana tidak ada satu merk pun pernah menduduki peringkat “Product Of the Year” secara berturut-turut, sehingga pada artikel ini yang akan dibahas adalah pengujian dari AV-Comparatives.

D. Pengujian / testing oleh AV-Comparatives

Pengujian oleh AV-Comparatives secara periodik dilakukan per 3 (tiga) bulan sekali yang mencakup : Restropective/ Proactive Test dan On Demand Comparative, dimana kita tidak bisa berpedoman hanya dengan sekali pengujian, mengingat konsistensi suatu produk harus dilihat dalam jangka waktu tertentu. Hasil pengujian AV-Comparatives dapat dilihat pada :
http://www.av-comparatives.org/en/comparativesreviews/archive
  • Feb 2007 : http://www.av-comparatives.org/images/stories/test/ondret/report13.pdf
  • May 2007 : http://www.av-comparatives.org/images/stories/test/ondret/report14.pdf
  • Aug 2007 : http://www.av-comparatives.org/images/stories/test/ondret/report15.pdf
  • Nov 2007 : http://www.av-comparatives.org/images/stories/test/ondret/report16.pdf
  • Feb 2008 : http://www.av-comparatives.org/images/stories/test/ondret/report17.pdf
  • May 2008 : http://www.av-comparatives.org/images/stories/test/ondret/report18.pdf
  • Aug 2008 : http://www.av-comparatives.org/images/stories/test/ondret/report19.pdf
  • Nov 2008 : http://www.av-comparatives.org/images/stories/test/ondret/report20.pdf
http://www.av-comparatives.org/en/comparativesreviews/detection-test
  • Feb 2009 : http://www.av-comparatives.org/images/stories/test/ondret/avc_report21.pdf
  • May 2009 : http://www.av-comparatives.org/images/stories/test/ondret/avc_report22.pdf
  • Aug 2009 : http://www.av-comparatives.org/images/stories/test/ondret/avc_report23.pdf
  • Nov 2009 : http://www.av-comparatives.org/images/stories/test/ondret/avc_report24.pdf
  • Feb 2010 : http://www.av-comparatives.org/images/stories/test/ondret/avc_report25.pdf
  • May 2010 : http://www.av-comparatives.org/images/stories/test/ondret/avc_report26.pdf
  • Aug 2010 : http://www.av-comparatives.org/images/stories/test/ondret/avc_od_aug2010.pdf
  • Nov 2010 : http://www.av-comparatives.org/images/stories/test/ondret/avc_retro_nov2010.pdf
Setiap hasil pengujian Detection Rate dapat dilihat pada halaman : Summary Result
Berikut hasil rekapitulasi AV-Comparatives periode Februari 2007 s/d November 2010, sampai artikel ini dibuat belum ada report testing baru (klik gambar untuk melihat yang lebih jelas)
Dari kesimpulan di atas, bahwa dalam menentukan kualitas produk antivirus yang terbaik berdasarkan prioritas adalah :
  1. Rate Detection Test
  2. Heuristic/ProActive/Prospective Test
  3. Performance Test
Dan dalam penentuan kualitas produk antivirus terbaik harus dilihat dari beberapa kali pengujian, sehingga kita bisa melihat produk yang benar-benar konsisten dengan kualitasnya.
Wassalam
Idham

 

 

 


Elektrolisis | Kimia IPA SMA

Jumat, 24 Februari 2012 |


Ping your blog, website, or RSS feed for Free
Elektrolisis | Kimia IPA SMA



Elektrolisis merupakan proses kimia yang mengubah energi listrik menjadi energi kimia. Komponen yang terpenting dari proses elektrolisis ini adalah elektrode dan larutan elektrolit.

Sel dan elektrolisis


Dalam sel, reaksi oksidasi reduksi berlangsung dengan spontan, dan energi kimia yang menyertai reaksi kimia diubah menjadi energi listrik. Bila potensial diberikan pada sel dalam arah kebalikan dengan arah potensial sel, reaksi sel yang berkaitan dengan negatif potensial sel akan diinduksi. Dengan kata lain, reaksi yang tidak berlangsung spontan kini diinduksi dengan energi listrik. Proses ini disebut elektrolisis. Pengecasan baterai timbal adalah contoh elektrolisis.

Ada dua tipe elektrolisis, yaitu elektrolisis lelehan (leburan) dan elektrolisis larutan. Pada proses elektrolisis lelehan, kation pasti tereduksi di katoda dan anion pasti teroksidasi di anoda. Sebagai contoh, berikut ini adalah reaksi elektrolisis lelehan garam NaCl (yang dikenal dengan istilah sel Downs) :

Katoda (-) : 2 Na+(l) + 2 e- ——> 2 Na(s) ……………….. (1)

Anoda (+) : 2 Cl-(l) Cl2(g) + 2 e- ……………….. (2)

Reaksi sel : 2 Na+(l) + 2 Cl-(l) ——> 2 Na(s) + Cl2(g) ……………….. [(1) + (2)]



Reaksi elektrolisis larutan garam NaCl menghasilkan gelembung gas H2 dan ion OH­‑ (basa) di katoda serta gelembung gas Cl2 di anoda. Terbentuknya ion OH- pada katoda dapat dibuktikan dengan perubahan warna larutan dari bening menjadi merah muda setelah diberi sejumlah indikator fenolftalein (pp). Dengan demikian, terlihat bahwa produk elektrolisis lelehan umumnya berbeda dengan produk elektrolisis larutan.



Dari pembahasan di atas, kita dapat menarik beberapa kesimpulan yang berkaitan dengan reaksi elektrolisis :

   1. Baik elektrolisis lelehan maupun larutan, elektroda inert tidak akan bereaksi; elektroda tidak inert hanya 
       dapat bereaksi di anoda
   2. Pada elektrolisis lelehan, kation pasti bereaksi di katoda dan anion pasti bereaksi di anoda
   3. Pada elektrolisis larutan, bila larutan mengandung ion alkali, alkali tanah, ion aluminium, maupun ion
       mangan (II), maka air yang mengalami reduksi di katoda
   4. Pada elektrolisis larutan, bila larutan mengandung ion sulfat, nitrat, dan ion sisa asam oksi, maka air yang
       mengalami oksidasi di anoda

Salah satu aplikasi sel elektrolisis adalah pada proses yang disebut penyepuhan. Dalam proses penyepuhan, logam yang lebih mahal dilapiskan (diendapkan sebagai lapisan tipis) pada permukaan logam yang lebih murah dengan cara elektrolisis. Baterai umumnya digunakan sebagai sumber listrik selama proses penyepuhan berlangsung. Logam yang ingin disepuh berfungsi sebagai katoda dan lempeng perak (logam pelapis) yang merupakan logam penyepuh berfungsi sebagai anoda. Larutan elektrolit yang digunakan harus mengandung spesi ion logam yang sama dengan logam penyepuh (dalam hal ini, ion perak). Pada proses elektrolisis, lempeng perak di anoda akan teroksidasi dan larut menjadi ion perak. Ion perak tersebut kemudian akan diendapkan sebagai lapisan tipis pada permukaan katoda. Metode ini relatif mudah dan tanpa biaya yang mahal, sehingga banyak digunakan pada industri perabot rumah tangga dan peralatan dapur.


Ping your blog, website, or RSS feed for Free
Pengertian Pembelajaran Tematik



Sesuai dengan tahapan perkembangan anak, karakteristik cara anak belajar, konsep belajar dan pembelajaran bermakna, maka kegiatan pembelajaran bagi anak kelas awl SD sebaiknya dilakukan dengan Pembelajaran tematik. Pembelajaan tematik adalah pembelajaran tepadu yang menggunakan tema untuk mengaitkan beberapa mata pelajaran sehingga dapat memberikan pengalaman


Ping your blog, website, or RSS feed for Free
JAKARTA--Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) akan menggelar uji kompetensi awal (UKA) guru secara serentak di seluruh Indonesia pada hari Sabtu (25/2). Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh menyebutkan, ada sekitar 300 ribuan orang peserta yang akan mengikuti uji kompetensi tersebut.

"Besok UKA dimulai. Saya berharap, besok para peserta dapat mengerjakan soalnya dengan tenang sehingga dapat memperoleh hasil yang memuaskan dan bisa lolos sertifikasi," ungkap Nuh ketika ditemui di ruang kerjanya di Gedung Kemdikbud, Jakarta, Jumat (24/2).

Nuh mengatakan, meskipun saat ini masih banyak pihak yang menentang pelaksanaan UKA tersebut, pihaknya tidak akan terpengaruh dan tetap melaksakan UKA. Menurutnya, jika mempelajari aturan sertifikasi guru yang ada, uji kompetensi ini adalah sudah sepaket dalam proses sertifikasi guru.

"Itu satu sistem. Maka itu, kami merasa masih punya landasan tidak salah dan harus kita lakukan. Kita lihat besok, apa ada yang keberatan? Apakah soalnya sulit? Jujur saja, yang membuat soal bukan dari lingkungan Kemdikbud, tapi dari perguruan tinggi negeri (PTN)," imbuhnya.

Dengan demikian, guru-guru yang terdata yang masa baktinya 7 tahun atau sejak tahun 2005 hingga sekarang. Dipastikan, pada tahun 2015 mendatang sudah selesai dan tuntas proses sertifikasi guru tersebut.

"Tahun 2015 mendatang itu, bukan serta merta lulus/tidak lulus harus dituntaskan. Akan tetapi, maksudnya tuntas bagi guru-guru yang terhitung masa baktinya sejak tahun 2005 itu. Kalau guru baru mendatang pasti otomatis sudah harus langsung sertifikasi. Bahkan, kami juga tidak menentukan jatah pengulangan uji kompetensi. Asal jangan sampai mengulang hingga puluhan kali. Insyaallah, bulan Maret 2012 besok sudah ada pengumuman hasilnya," jelas Nuh.


Ping your blog, website, or RSS feed for Free
Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) – semula bernama Akademik Ilmu Statistik (AIS) – merupakan perguruan tinggi kedinasan yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) sejak tahun 1958. STIS kembali memanggil pemuda/pemudi Indonesia yang memiliki motivasi tinggi untuk dididik menjadi ahli statistik.
STIS menyelenggarakan program Diploma IV (D-IV) yang diterapkan dengan sistem paket yang dinyatakan dalam Satuan Kredit Semester (SKS) dan ditempuh selama 4 tahun. STIS memiliki 2 jurusan, yaitu Statistika dan Komputasi Statistik, di mana jurusan Statistika terbagi menjadi 2 bidang peminatan, yaitu Statistika Ekonomi dan Statistika Sosial Kependudukan. Lulusan STIS mendapat sebutan Sarjana Sains Terapan (S.S.T.).
Tahun Akademik 2012/2013, STIS menerima mahasiswa baru melalui dua jalur umum, yaitu Jalur Umum Ikatan Dinas dan Jalur Umum Tugas Belajar Instansi Non BPS. 

Jalur Umum Ikatan Dinas merupakan jalur seleksi untuk lulusan SMA/MA jurusan IPA yang setelah lulus pendidikan di STIS akan diangkat langsung menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) golongan III/a, untuk selanjutnya ditempatkan di unit kerja BPS di seluruh Indonesia sampai dengan tingkat kabupaten/kota. Selama masa pendidikan, mahasiswa tidak dikenakan biaya pendidikan, justru mendapat tunjangan ikatan dinas sesuai dengan peraturan yang berlaku. Mahasiswa memiliki ikatan dinas selama dan setelah lulus dari pendidikan di STIS, yaitu wajib bekerja di lingkungan BPS sesuai penempatannya di seluruh Indonesia selama dua kali masa pendidikan secara berturut-turut.
  1. Persyaratan dan Ketentuan
    1. Seleksi
      1. Sehat jasmani dan rohani (dapat dan layak untuk bekerja dan beraktivitas, baik di dalam ruangan mau pun di lapangan), tidak buta warna, dan bebas narkoba.
      2. Lulus Ujian Nasional SMA Jurusan IPA atau MA Jurusan IPA. Bagi lulusan sebelum tahun 2012, memiliki ijazah SMA Jurusan IPA atau MA Jurusan IPA, dan bagi calon lulusan tahun 2012 memiliki Surat Keterangan Lulus (SKL) dari Kepala Sekolah yang dilengkapi dengan pasfoto yang bersangkutan dan cap sekolah asal atau memiliki Surat Keterangan Hasil Ujian (SKHU) Nasional.
      3. Nilai Matematika dan Bahasa Inggris masing-masing minimal 7,00 pada kelas XII semester I (bukan hasil pembulatan dan bukan rata-rata). Untuk mata pelajaran yang terdiri dari mata pelajaran kognitif (pengetahuan) dan afektif (keterampilan), yang dilihat adalah nilai mata pelajaran kognitifnya. Jika tidak ada mata pelajaran tersebut pada kelas XII semester I (karena penerapan sistem SKS), yang dilihat adalah nilai pada semester terakhir saat mata pelajaran tersebut diselesaikan.
      4. Umur tidak lebih dari 22 tahun pada tanggal 1 Oktober 2012 (lahir tidak lebih awal dari tanggal 1 Oktober 1990).
      5. Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti pendidikan di STIS.
      6. Tidak sedang menjalankan ikatan dinas dengan instansi lain.
      7. Bersedia mematuhi peraturan Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS).
      8. Bersedia menandatangani Surat Perjanjian Ikatan Dinas (SPID) bagi yang dinyatakan lulus seleksi dan akan mengikuti pendidikan di STIS.
      9. Setelah lulus, bersedia ditempatkan di unit kerja Badan Pusat Statistik (BPS) di seluruh Indonesia sampai ke tingkat kabupaten/kota.
    2. Penerimaan
      1. Memenuhi seluruh persyaratan seleksi, lulus ujian nasional, lulus seluruh tahap ujian seleksi, dan memenuhi persyaratan lain yang ditentukan oleh STIS.
      2. Seluruh biaya pendidikan ditanggung oleh negara. Selama mengikuti pendidikan akan diberikan Tunjangan Ikatan Dinas sesuai peraturan yang berlaku.
  2. Cara Pendaftaran Pendaftaran dilakukan oleh calon peserta secara online melalui internet dan dapat dilakukan dari mana pun.

  3. Lintas Wilayah Peserta dapat memilih lokasi ujian di 33 provinsi di seluruh Indonesia. Calon peserta tidak harus mengikuti ujian sesuai tempat tinggalnya atau tempat di mana yang bersangkutan menyelesaikan pendidikan SMA/MA.

  4. Jenis Ujian
    1. Ujian tahap I: Matematika, Bahasa Inggris, dan Pengetahuan Umum
    2. Ujian tahap II: Psikotes dan Wawancara
    3. Tes kesehatan
  5. Jadwal Pendaftaran dan Ujian
    1. Pendaftaran: 26 Maret s.d. 4 Mei 2012
    2. Ujian tahap I: 12 Mei 2012
    3. Pengumuman hasil ujian tahap I: 25 Mei 2012
    4. Pendaftaran ulang untuk mengikuti ujian tahap II: 25 s.d. 29 Mei 2012
    5. Ujian tahap II (Psikotes): 2 Juni 2012
    6. Ujian tahap II (Wawancara): 2 s.d. 6 Juni 2012
    7. Pengumuman hasil ujian tahap II: 15 Juni 2012
    8. Tes kesehatan: 15 s.d. 20 Juni 2012
    9. Pengumuman awal hasil tes kesehatan: 29 Juni 2012
    10. Pengumuman hasil tes kesehatan / pengumuman kelulusan: 9 Juli 2012
    11. Pemberkasan: 9 s.d. 13 Juli 2012
    Untuk lebih jelasnya, lihat Jadwal Penting PMB STIS TA 2012/2013

  6. Biaya Seleksi Rp. 225.000,- (dua ratus dua puluh lima ribu rupiah), dibayarkan melalui Teller atau ATM Bank BRI, setelah mengisi data pendaftaran secara online. Untuk pembayaran melalui ATM Bank BRI, hanya bisa menggunakan Kartu ATM Bank BRI. Biaya administrasi bank ditanggung peserta. Biaya seleksi dan biaya administrasi bank yang telah dibayarkan, tidak dapat ditarik kembali dengan alasan apa pun.

  7. Prosedur Pendaftaran Pendaftaran online dapat dilakukan dari mana pun melalui Website STIS di https://www.stis.ac.id dengan tata cara sebagai berikut:
    1. Calon peserta mengisi data pendaftaran secara online di Website STIS. Setelah mengisi data pendaftaran, calon peserta akan mendapatkan Nomor Pendaftaran dan Kode Pembayaran. Kode Pembayaran tersebut kemudian digunakan untuk melakukan pembayaran biaya seleksi di Bank BRI.
    2. Calon peserta membayar biaya seleksi dengan menggunakan Kode Pembayaran melalui teller di Kantor Bank BRI atau melalui mesin ATM Bank BRI, dalam masa waktu yang telah ditentukan. Biaya administrasi bank ditanggung peserta. Jika lewat dari masa waktu yang telah ditentukan, calon peserta dapat meminta kembali Kode Pembayaran yang baru secara online di Website STIS.
    3. Calon peserta kembali membuka Website STIS dan memasukkan Nomor Pendaftaran untuk mencetak Kartu Tanda Peserta Ujian Masuk (KTPUM).
    4. Calon peserta kemudian mengikuti petunjuk yang tercetak pada KTPUM tersebut.

      

  8. Pemeriksaan Berkas Bagi yang dinyatakan lulus ujian tahap I dan mengikuti ujian tahap II, wajib menyerahkan berkas di bawah ini pada waktu ujian seleksi tahap II (wawancara) untuk diperiksa:
    1. Fotokopi Rapor SMA/MA yang telah dilegalisir (halaman data pribadi dan nilai).
    2. Fotokopi Ijazah SMA/MA yang telah dilegalisir. Bagi yang lulus tahun 2012 tetapi belum memiliki ijazah, dapat digantikan dengan Surat Tanda Kelulusan (SKL) atau Surat Keterangan Hasil Ujian (SKHU) SMA/MA asli atau yang telah dilegalisir.
  9. Pengumuman Hasil Ujian Hasil ujian setiap tahap seleksi diumumkan sesuai dengan jadwalnya masing-masing di Website STIS, Kantor BPS Provinsi, dan Kampus STIS.

  10. Pemberkasan Bagi yang dinyatakan lulus tes kesehatan, sekaligus dinyatakan lulus seleksi ujian masuk, wajib melakukan pemberkasan, yaitu menandatangani Surat Perjanjian Ikatan Dinas (SPID). Pemberkasan dilakukan di Kantor BPS Provinsi atau di Kampus STIS.

  11. Website Resmi dan Alamat Panitia Pelaksana
    1. Website resmi STIS adalah https://www.stis.ac.id. Segala informasi mengenai PMB STIS dapat diakses melalui website tersebut.
    2. Alamat Panitia Pusat PMB STIS adalah di Kampus STIS, Jalan Otto Iskandardinata No. 64C Jakarta Timur 13330. Telp: (021) 8508812, 8191437, Fax: 8197577. Hotline PMB Telp: (021) 85900884.
    3. Alamat Panitia Daerah adalah di Kantor BPS Provinsi di seluruh Indonesia (kecuali Provinsi DKI Jakarta di Kampus STIS). Alamat Kantor BPS Provinsi bisa dilihat di Website BPS di http://www.bps.go.id.

  12. Lain-lain
    1. Segala perubahan ketentuan yang berkaitan dengan pelaksanaan PMB STIS akan diinformasikan melalui Website STIS, Kantor BPS Provinsi, dan Kampus STIS. Silakan lihat di sini.
    2. STIS tidak menyelenggarakan dan tidak bekerja sama dengan bimbingan belajar mana pun.
    3. Hati-hati dengan penipuan yang mengatasnamakan STIS/BPS.
Untuk info jadwal penting, download pdf nya  --> klik di sini.

Jalur Umum Tugas Belajar Instansi Non BPS merupakan jalur seleksi untuk mereka yang memiliki status sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), pegawai tetap pada BUMN/BUMD, atau TNI/POLRI, dan telah menyelesaikan pendidikan SMA/MA jurusan IPA, yang ditugasi oleh instansi yang bersangkutan untuk mengikuti pendidikan di STIS. Biaya pendidikan ditanggung oleh instansi yang menugasi.

  1. Persyaratan dan Ketentuan
    1. Seleksi
      1. Sehat jasmani dan rohani (dapat dan layak untuk bekerja dan beraktivitas, baik di dalam ruangan mau pun di lapangan), tidak buta warna, dan bebas narkoba.
      2. Lulus Ujian Nasional SMA Jurusan IPA atau MA Jurusan IPA.
      3. Nilai Matematika dan Bahasa Inggris masing-masing minimal 7,00 pada kelas XII semester I (bukan hasil pembulatan dan bukan rata-rata). Untuk mata pelajaran yang terdiri dari mata pelajaran kognitif (pengetahuan) dan afektif (keterampilan), yang dilihat adalah nilai mata pelajaran kognitifnya. Jika tidak ada mata pelajaran tersebut pada kelas XII semester I (karena penerapan sistem SKS), yang dilihat adalah nilai pada semester terakhir saat mata pelajaran tersebut diselesaikan.
      4. Umur tidak lebih dari 25 tahun pada tanggal 1 Oktober 2012 (lahir tidak lebih awal dari tanggal 1 Oktober 1987).
      5. Memiliki status sebagai Pegawai Negeri Sipil, pegawai tetap pada BUMN/BUMD, atau TNI/POLRI.
      6. Ditugaskan secara resmi untuk mengikuti pendidikan di STIS oleh instansi yang bersangkutan dan ada perjanjian ikatan dinas/tugas belajar dengan instansi yang bersangkutan.
    2. Penerimaan
      1. Memenuhi seluruh persyaratan seleksi, lulus seluruh tahap ujian seleksi, dan memenuhi persyaratan lain yang ditentukan oleh STIS.
      2. Biaya penyelenggaraan pendidikan ditanggung instansi yang menugasi dengan ketentuan mengacu pada Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2009 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Badan Pusat Statistik.
        • Biaya pendidikan semester gasal tingkat I: Rp. 3.075.000,-
        • Biaya pendidikan semester genap tingkat I: Rp. 2.775.000,-
        • Biaya pendidikan semester gasal tingkat II: Rp. 2.775.000,-
        • Biaya pendidikan semester genap tingkat II: Rp. 2.775.000,-
        • Biaya pendidikan semester gasal tingkat III: Rp. 7.775.000,-
        • Biaya pendidikan semester genap tingkat III: Rp. 2.775.000,-
        • Biaya pendidikan semester gasal tingkat IV: Rp. 3.275.000,-
        • Biaya pendidikan semester genap tingkat IV: Rp. 4.775.000,-
  2. Cara Pendaftaran Pendaftaran dilakukan oleh calon peserta secara online melalui internet dan dapat dilakukan dari mana pun.

  3. Lintas Wilayah Peserta dapat memilih lokasi ujian di 33 provinsi di seluruh Indonesia. Calon peserta tidak harus mengikuti ujian sesuai tempat tinggalnya atau tempat di mana yang bersangkutan menyelesaikan pendidikan SMA/MA.

  4. Jenis Ujian
    1. Ujian tahap I: Matematika, Bahasa Inggris, dan Pengetahuan Umum
    2. Ujian tahap II: Psikotes dan Wawancara
    3. Tes kesehatan
  5. Jadwal Pendaftaran dan Ujian
    1. Pendaftaran: 26 Maret s.d. 27 April 2012
    2. Pembayaran biaya seleksi: 26 Maret s.d. 4 Mei 2012
    3. Ujian tahap I: 12 Mei 2012
    4. Pendaftaran ulang untuk mengikuti ujian tahap II: 25 s.d. 29 Mei 2012
    5. Ujian tahap II (Psikotes): 2 Juni 2012
    6. Ujian tahap II (Wawancara): 2 s.d. 6 Juni 2012
    7. Pengumuman hasil ujian tahap II: 15 Juni 2012
    8. Pengumuman awal hasil tes kesehatan: 20 Juli 2011
    9. Tes kesehatan: 15 s.d. 20 Juni 2012
    10. Pengumuman awal hasil tes kesehatan: 29 Juni 2012
    11. Pengumuman hasil tes kesehatan / pengumuman kelulusan: 9 Juli 2012
    12. Pemberkasan: 9 s.d. 13 Juli 2012
    Untuk lebih jelasnya, lihat Jadwal Penting PMB STIS TA 2012/2013

  6. Biaya Seleksi Rp. 225.000,- (dua ratus dua puluh lima ribu rupiah), dibayarkan melalui Teller atau ATM Bank BRI, setelah mengisi data pendaftaran secara online. Untuk pembayaran melalui ATM Bank BRI, hanya bisa menggunakan Kartu ATM Bank BRI. Biaya administrasi bank ditanggung peserta. Biaya seleksi dan biaya administrasi bank yang telah dibayarkan, tidak dapat ditarik kembali dengan alasan apa pun.

  7. Prosedur Pendaftaran
    Pendaftaran online dapat dilakukan dari mana pun melalui Website STIS di https://www.stis.ac.id dengan tata cara sebagai berikut:
    1. Calon peserta mengisi data pendaftaran secara online di Website STIS. Setelah mengisi data pendaftaran, calon peserta akan mendapatkan Nomor Pendaftaran.
    2. Calon peserta mengirimkan berkas pendaftaran berupa:
      1. Fotokopi ijazah SMA/MA yang telah dilegalisir
      2. Fotokopi rapor SMA/MA yang telah dilegalisir (halaman data pribadi & nilai)
      3. SK Pengangkatan PNS/BUMN/BUMD/TNI/POLRI
      4. Surat Tugas dari instansi yang bersangkutan
      dikirimkan ke Sekretariat PMB STIS di Kampus STIS, Jalan Otto Iskandardinata Nomor 64C Jakarta Timur 13330, sudah harus diterima paling lambat tanggal 30 April 2012.
    3. Setelah Sekretariat PMB STIS memeriksa berkas pendaftaran, calon peserta yang memenuhi persyaratan administrasi akan dihubungi melalui email dan diberikan Kode Pembayaran. Kode Pembayaran tersebut digunakan untuk melakukan pembayaran biaya seleksi. Calon peserta yang tidak/atau belum memenuhi persyaratan administrasi akan dihubungi juga melalui email.
    4. Calon peserta membayar biaya seleksi dengan menggunakan Kode Pembayaran melalui teller di Kantor Bank BRI atau melalui mesin ATM Bank BRI, dalam masa waktu yang telah ditentukan. Biaya administrasi bank ditanggung peserta. Jika lewat dari masa waktu yang telah ditentukan, calon peserta dapat meminta kembali Kode Pembayaran yang baru secara online di Website STIS.
    5. Calon peserta kembali membuka Website STIS dan memasukkan Nomor Pendaftaran untuk mencetak Kartu Tanda Peserta Ujian Masuk (KTPUM).
    6. Calon peserta kemudian mengikuti petunjuk yang tercetak pada KTPUM tersebut.



  8. Pengumuman Hasil UjianHasil ujian setiap tahap seleksi diumumkan sesuai dengan jadwalnya masing-masing di Website STIS, Kantor BPS Provinsi, dan Kampus STIS.

  9. Pemberkasan Bagi yang dinyatakan lulus tes kesehatan, sekaligus dinyatakan lulus seleksi ujian masuk, wajib melakukan pemberkasan, yaitu memastikan akan mengikuti tugas belajar. Pemberkasan dilakukan di Kantor BPS Provinsi atau di Kampus STIS.

  10. Website Resmi dan Alamat Panitia Pelaksana
    1. Website resmi STIS adalah https://www.stis.ac.id. Segala informasi mengenai PMB STIS dapat diakses melalui website tersebut.
    2. Alamat Panitia Pusat PMB STIS adalah di Kampus STIS, Jalan Otto Iskandardinata Nomor 64C Jakarta Timur 13330. Telp: (021) 8508812, 8191437, Fax: 8197577. Hotline PMB Telp: (021) 85900884.
    3. Alamat Panitia Daerah adalah di Kantor BPS Provinsi di seluruh Indonesia (kecuali Provinsi DKI Jakarta di Kampus STIS). Alamat Kantor BPS Provinsi bisa dilihat di website BPS di http://www.bps.go.id.

  11. Lain-lain
    1. Segala perubahan ketentuan yang berkaitan dengan pelaksanaan PMB STIS akan diinformasikan melalui Website STIS, Kantor BPS Provinsi, dan Kampus STIS. Silakan lihat di sini.
    2. STIS tidak menyelenggarakan dan tidak bekerja sama dengan bimbingan belajar mana pun.
    3. Hati-hati dengan penipuan yang mengatasnamakan STIS/BPS.
 Untuk info jadwal penting, download pdf nya  --> klik di sini.


Sumber : stis.ac.id
Oleh : Ardhi Sukses