Pengenalan huruf pada anak usia dini

Kamis, 23 Februari 2012 |


Ping your blog, website, or RSS feed for Free

Huruf merupakan simbol sekunder bahasa. Bagi anak, kehadiran huruf memiliki makna hanya jika huruf-huruf itu mereka perlukan dalam kehidupan berbahasa. Anak-anak perlu mengenal huruf karena mereka tertarik membaca nama toko, nama jalan, tulisan peringatan, merk, cerita singkat bergambar, judul film anak-anak, dan alamat surat. Anakanak mungkin juga perlu mengenal huruf karena mereka tertarik untuk menulis identitas diri, menulis pesan singkat, atau mencatat hal-hal yang mereka sukai. Oleh karena itu, materi menulis dan membaca harus dimulai dari minat dan kebutuhan anak itu, dan bukan dari teks artifisial.
Huruf tidak dapat berdiri sendiri. Huruf hadir dalam rangkaian yang disebut kata. Kata hadir dalam untaian kalimat. Kalimat berhulu dari konteks. Pembelajaran haruslah bermuara kepada konteks itu sendiri. Dengan demikian, untuk memperkenalkan huruf A misalnya, guru harus berangkat dari kontekstualisasi atau pengkonteksan. Guru dapat mulai dari interaksi tentang binatang piaraan, ayam misalnya, dan menajam ke dalam bagian kata ayam, yakni “Kata ayam itu dimulai dengan huruf A” (lihat juga Amstrong, 2002). Dari sini, semua huruf dapat diperkenalkan kepada anak sebagai bahan identifikasi visual. Kegiatan pengenalan huruf juga melibatkan proses penciptaan (menggambar huruf). Pembelajaran ‘menggambar’ ini harus pula dikaitkan dengan syarat kebermaknaan. Goresangoresan yang melatih motorik halus anak perlu dikaitkan dengan tema tertentu yang dikuasai anak. Kegiatan menggambar pagar (untuk persiapan motorik halus menulis huruf) jauh lebih bermakna daripada membuat garis bobok dan garis berdiri (lebih lanjut lihat Tangyong, dkk, 1994). Demikian juga menggambar garis hujan tersapu angin lebih bermakna bagi anak daripada menulis garis miring. Pengenalan huruf tidak dapat dipisahkan dari tingkat perkembangan membaca dan menulis anak. Adapun Tingkat perkembangan menulis anak menurut Temple dkk (via Brewer, 1995:220) adalah sebagai berikut.
  1. Scrible Stage (Mencoret/ membuat goresan) Pada tahap ini anak membuat gambar yang belum terlihat jelas
  2. Linear Repetitive Stage (pengulangan linier). Tulisan anak tersusun dari garis horisontal. Ada “ kata” yang panjang, ada kata yang pendek.
  3. Random Letter Stage (Huruf Acak) Huruf dijajar belum membentuk kata (tapi bagi anak sudah dianggap kata)
  4. Letter-nama Writing / Phonetik Writing (Menulis Nama /Bunyi) Tulisan seperti bunyinya, seperti apa yang didengarnya : Juwal (jual)
  5. Transitional Spelling Anak mulai ‘mengenal’ sistem standar tapi kadang kembali ke sistem bunyi.
  6. Conventional Spelling. Anak dapat menulis ke bentuk standar
Pengenal huruf juga harus memperhatikan tingkat perkembangan membaca anak. Ini berarti memperkenalkan huruf harus melihat pada tingkat apa anak dapat menunjukkanpemerolehan bacanya. Tingkat perkembangan membaca, menurut Cochrane (via Brewer, 1995:218) adalah sebagai berikut: 
  1. Magical Stage (anak berpikir bahwa buku penting)
  2. Self Concept Stage (Pura-pura membaca)
  3. Bridging Reading Stage (membaca gambar) (Tulisan diperlakukan seperti gambar; menemukan satu dua kata yg dihafal)
  4. Take-off Reader Stage (pengenalan bacaan) (anak menggunakan grafofonik, semantik, sintaktik ; mulai senang membaca label, nama, iklan, tulisan dalam kemasan)
  5. Independent Reader Stage (lancar) (Anak dapat membaca dengan baik. Dapat menyerap informasi, dapat memperkirakan bahan bacaan)
  6. Skilled Stage (Terampil)
  7. Advances Skilled Stage



Ping your blog, website, or RSS feed for Free
Kriteria penilaian:
  • Asumsi total biaya selama 8-10 semester.
  • Merupakan program S1 reguler, bukan international class.
  • Bukan biaya sekolah kedokteran / kedokteran gigi / program studi bidang medis.
  • Tidak mencakup biaya sumbangan sukarela, hanya murni biaya pendidikan.
  • Total biaya ada 2, minimal dan maksimal, disebut termahal karena diurutkan dari total biaya minimal ke maksimal.
  • Dibagi atas 3 kategori : Sangat mahal (minimal 100 juta atau lebih), Cukup mahal (80-100 juta atau lebih ) dan Relatif mahal (range biaya terlalu ekstrim, 50-100 juta atau lebih)
(The Raffreds’s Dictionary telah melakukan penelitian ini baik secara direct maupun indirect, sehingga hasil yang kami sajikan telah valid).

(The Raffreds’s Dictionary banyak mendapat masukan mengenai universitas-universitas yang seharusnya masuk dalam kategori namun tidak kami masukkan. Hal ini karenakan universitas tersebut berbentuk akademi, sekolah tinggi, belum mendapat ijin DIKTI, ataupun belum mendapatkan informasi yang valid dan transparan, sehingga kami belum dapat memasukkannya dalam kategori. Terima kasih atas kritik dan sarannya).


KATEGORI SANGAT MAHAL

1. President University

Rata-rata biaya kuliah : Rp 25.000.000/semester

Total biaya kuliah : Rp 250.000.000

Berdiri tahun 2001. President University merupakan kampus bergaya internasional kedua di Indonesia. Tahun 2001 kampus ini merupakan sekolah tinggi teknik cikarang yang dimiliki oleh Jababeka Industry, namun perkembangannya membuat kampus ini menjadi universitas pada 2004. President University dikonsep oleh Bapak S. D. Darmono selaku Presiden Direktur PT Jababeka Tbk. dan Prof. Donald W. Watts selaku Presiden Universitas Bond (Queensland) dan Wakil Penasehat Universitas Curtin di Australia Barat.

sumber : www.president.ac.id



2. Swiss German University (SGU)

Rata-rata biaya kuliah : Rp 24.000.000 – 28.000.000/semester

Total biaya kuliah : Rp 223.000.000 – 247.000.000

Berdiri tahun 2000. Kampus ini tadalah kampus bernuansa internasional pertama di Indonesia. Terletak di Bumi Serpong Damai (BSD) Tangerang. Terletak di suasana kompleks yang asri dan tenang membuat kampus ini terasa nyaman. Dari pengalamn saya dan rekan saya yang dulu pernah mendatangi kampus ini, saya banyak menemukan tenaga pengajar “bule” asli (berkulit putih) di kampus ini.  Mungkin hal tersebut menjadi salah satu penyebab kampus ini mahal.

sumber : www.sgu.ac.id



3. Universitas Pelita Harapan (UPH)

Rata-rata biaya kuliah : Rp 9.000.000 – 15.000.000/semester

Total biaya kuliah : Rp 130.000.000 – 200.000.000

Berdiri tahun 1996. Kampus yang terletak di Lippo Village Karawaci ini “disebut-sebut” memiliki kurikulum internasional dalam pengajarannya. Fasilitas adalah hal utama yang ditunjolkan dari kampus ini, seperti Sport Center, NBA Basketball Hall, Swimming Pool, Food Juction Square, bahkan Department Store juga tersedia di kampus ini. UPH kini diburu banyak calon mahasiswa karena status gengsi dan pamor. Untuk kualitas, UPH masih dalam tahap perkembangan.Setelah pamor kampus ini mencuat di dunia cetak maupun internet, selebriti mulai banyak kuliah dikampus ini, seperti Marcel Chandrawinata, Mishel Chandrawinata, Ben Kasyafani, Marshanda, dan lain-lain.

sumber : www.uph.edu


KATEGORI CUKUP MAHAL

4. Universitas Ciputra (UC)


Rata-rata biaya kuliah : Rp 9.000.000 – 16.000.000/semester

Total biaya kuliah : Rp 83.000.000 – 160.000.000

Universitas ini terbilang baru berdiri yaitu tahun 2006 silam. Namun pendirinya adalah Ciputra, salah satu tokoh di bidang arsitektur dan properti. Kampus ini memiliki motto menghasilkan lulusan world class enterpreneur. Untuk dikota seperti surabaya, biaya kuliah di kampus ini tergolong sangat mahal, bahkan lebih mahal dari UPH Surabaya sekalipun.

sumber : www.ciputra.ac.id


5. Universitas Trisakti (Usakti)


Rata-rata biaya kuliah : Rp 9.000.000 – 12.000.000/semester

Total biaya kuliah : Rp 90.000.000 – 120.000.000

Berdiri tahun 1965. Tentu anda sudah mengenal nama Trisakti. Kampus ini punya sejarah yang sudah lama. Terletak di kawasan grogol jakarta barat persis disebelah Universitas Tarumanagara. Sejak berdiri hingga tahun 1998 kampus ini menjadi primadona bagi calon mahasiswa karena difavoritkan. Akhirnya banyak juga anak-anak pejabat pemerintah yang menyekolahkan anaknya di Trisakti. Termasuk juga para selebriti Indonesia, seperti Nova Eliza, Bunga Citra Lestari, Imelda Therine, Christy Jusung, Zse Zse Shahab, Monita, Putri Titian, Nyctagina alias Jeng Kellin, dll. Namun setelah 1998, perkembangan Trisakti menurun diakibatkan banyaknya kampus baru yang bermunculan dengan tingkat persaingan yang ketat.

sumber : www.trisakti.ac.id


KATEGORI RELATIF MAHAL

6. Universitas Tarumanagara (UNTAR)


Rata-rata biaya kuliah : Rp 7.000.000 – 10.000.000/semester

Total biaya kuliah : Rp 65.000.000 – 120.000.000

Berdiri tahun 1959. Inilah tetangganya Trisakti. Selain bertetangga, ternyata juga sama-sama tergolong mahal. Suasana gedung kampus ini jauh lebih rapi dan mewah dibanding Trisakti. Untar juga merupakan salah satu kampus yang dimiliki oleh Ciputra dibawah Yayasan Tarumagara. Kampus ini menjadi favorit nomor satu bagi etnis tionghoa di Indonesia.

sumber : www.untar.ac.id



7. Universitas Bina Nusantara (BINUS)


Rata-rata biaya kuliah : Rp 6.000.000 – 9.000.000/semester

Total biaya kuliah : Rp 61.000.000 – 107.000.000

Berdiri tahun 1980. Pasti anda sudah familiar dengan nama Binus. Kampus yang terkenal dengan IT ini sangat populer belakangan ini, karena menjadi bahan perbincangan di dunia maya. Apalagi setelah nama Binus dimasukkan dalam peringkat situs kampus terbaik nomor 8 Se-indonesia tahun 2010 menurut webometrics. Dulu biaya kuliah sangat murah, namun kini menanjak naik seiring popularitasnya. Binus juga memiliki memiliki 2 tipe kampus, Binus University di jakarta barat dan Binus International di senayan.

sumber : www.binus.ac.id


8. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya (UAJ)


Rata-rata biaya kuliah : Rp 3.000.000 – 10.000.000/semester

Total biaya kuliah : Rp 25.000.000 – 110.000.000

Berdiri tahun 1960. Kampus ini termasuk golongan relatif mahal, karena ada yang berbiaya sangat murah, namun ada yang sangat mahal. Atmajaya menjadi  kampus favorit selain Trisakti dan Untar sejak dulu. Program studi favorit adalah Psikologi dan Kedokteran. Atmajaya adalah kampus swasta yang paling bersih dari gosip selama ini.

sumber : www.atmajaya.ac.id


Sumber : rahmatfredy.blog.com
Oleh : Ardhi Sukses
 


Ping your blog, website, or RSS feed for Free
Apa kabar pecinta Soaljawaban ujian. kali ini kita akan membahas kalimat tenses dalam bahasa Inggris.
Membuat kalimat tenses/tense dalam bahasa inggris
Membuat kalimat bahasa Inggris yang benar yang disesuaikan dengan waktu. Sebelum menyusun kalimat, anda akan mempelajari beberapa jenis kata yang merupakan basic / dasar dalam penyusunan kalimat bahasa Inggris. Misalnya; kata benda, kata sifat, kata kerja, kata ganti, kata keterangan, dll. Setelah anda memahami penjelasannya, anda dapat mengerjakan latihan yang sangat bervariasi. Semakin banyak anda mengerjakan latihan yang bervariasi maka anda akan semakin memahami / mengerti bagaimana sebenarnya menyusun kalimat bahasa Inggris yang benar.


a. kalimat nominal

Kalimat nominal adalah kalimat yang subjeknya bukan berupa kata kerja ( Nonverb ) kalimat yang bukan kata kerja adalah " noun,adjective,adverb,proposition"

Berikut ini kita akan membuat kalimat nominal menggunakan tenses simple present tense.

I am a student
( saya adalah seorang pelajar )

catatan: Mengapa kita menggunakan "tobe" am pada kalimat tersebut? karena di depan subjek I merupakan "noun"atau kata benda. ketika subjek bertemu kata benda kita harus meletakkan " to be" di depan subjek.

b. Kalimat Verbal 

Kalimat verbal adalah kalimat yang subjek nya menggunakan kata kerja.

Berikut ini kita akan membuat kalimat verbal menggunakan tenses simple present tense.

I go to school
( saya pergi ke sekolah )
catatan : kita tidak boleh menggunakan "tobe" di depan subjek jika di depan subjek merupakan kata kerja.


Ping your blog, website, or RSS feed for Free
Program
linier adalah suatu metode untuk mencari nilai maksimum atau minimum dari
bentuk linier pada daerah yang dibatasi oleh grafik-grafik fungsi linier. Langkah-langkah menyelesaikan permasalahan program linier dalam kehidupan sehari hari adalah :


        1. Tentukan fungsi pembatas

        2. Tentukan fungsi obyektif

        3. Gambar daerah penyelesaian dari fungsi pembatas

        4. Tentukan titik pojok

        5. Uji titik pojok utuk menentukan nilai optimum fungsi obyektif.



Nha kalau semua urutan tersebut di tempuh kan cukup lama dan yang paling lama adalah nggambar daerah penyelesaian dari fungsi pembatas, kalau soalnya pilihan ganda kan rugi waktu jadinya.

berikut saya sajikan cara mengerjakan yang lebih cepat dengan tanpa menggambar langsung tahu titik pojok dan tinggal uji ke fungsi obyektif caranya adalah sebagai berikut :

langkah pertama jelas sama yaitu tentukan fungsi pembatas kemudian tentukan titik potong masing-masing fungsi pembatas dengan sumbu koordinat untuk dua fungsi pembatas misalnya pasti didapat 4 titik, misal titikpotong dengan sumbu x (x1,0) dan (x2,0), titikpotong dengan sumbu y (0,y1) dan (0,y2) setelah itu tentukan titikpotong dari kedua fungsi pembatas. 


  1. Untuk soal yang menentukan nilai maksimum fungsi obyektif, pilih titik potong sumbu koordinat yang kecil  dan titik potong kedua fungsi pembatas kemudian masukkan ke fungsi obyektif.

  2. Untuk soal yang menentukan nilai minimum fungsi obyektif, pilih titik potong sumbu koordinat yang besar dan titik potong kedua fungsi pembatas kemudian masukkan ke fungsi obyektif.


Contoh soal :




     Luas daerah parkir 1.760 m2.
Luas rata – rata untuk mobil kecil 4 m2 dan mobil besar 20 m2.  Daya tampung maksimum hanya 200 kendaraan,
biaya parkir mobil kecil Rp. 1.000,00/jam dan mobil besar Rp. 2.000,00/jam.
Jika dalam satu jam terisi penuh dan tidak ada kendaraan yang pergi dan datang,
maka hasil maksimum tempat parkir itu adalah ….


 Penyelesaian :



Read more »